Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta Dampingi UMKM Keripik Desa Cihanjawar, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas
Peristiwa    Jumat 14 Agustus 2026    18:41:32 WIBPURWAKARTA – Di balik geliat usaha rumahan yang tumbuh di pedesaan, terdapat semangat besar untuk terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Semangat itulah yang mendorong mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia Purwakarta Kelompok 3 melaksanakan observasi sekaligus pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan yang berlangsung pada (14/8) tersebut dipimpin oleh Alfi Fauzan bersama dosen pembimbing, Siti Rohmat, SE., MH. Pendampingan menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami secara langsung tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di lapangan.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa mengunjungi UMKM aneka keripik milik Diah, salah satu pelaku usaha lokal yang telah memproduksi berbagai jenis keripik dengan beragam pilihan kemasan, mulai dari ukuran 150 gram hingga 1 kilogram. Produk tersebut dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dari skala rumah tangga hingga pembelian dalam jumlah besar.
Melalui observasi yang dilakukan, mahasiswa tidak hanya mempelajari proses produksi dan pengelolaan usaha, tetapi juga memberikan masukan mengenai strategi pemasaran, pengembangan produk, serta upaya memperluas jaringan penjualan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sehingga produk lokal Desa Cihanjawar semakin dikenal masyarakat.
Alfi Fauzan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Menurutnya, pelaku usaha kecil memiliki potensi besar apabila didukung dengan inovasi, pengelolaan yang baik, serta pemasaran yang lebih luas.
"Melalui pendampingan ini kami berharap UMKM lokal tidak hanya berkembang di tingkat desa, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas di Kabupaten Purwakarta bahkan ke daerah lainnya," ujarnya.
Dosen pembimbing, Siti Rohmat, SE., MH., menilai keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi UMKM menjadi pengalaman penting untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kondisi nyata di masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi pelaku usaha, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan kemampuan mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi kerakyatan.
Pemilik UMKM aneka keripik, Diah, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan motivasi baru untuk terus meningkatkan kualitas usaha yang telah dirintisnya.
"Dengan adanya observasi dari mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta, diharapkan UMKM lebih berkembang dan maju," kata Diah.
Ia berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak pelaku UMKM memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan usaha, promosi, hingga strategi pemasaran digital yang kini menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi persaingan pasar.
Kegiatan observasi dan pendampingan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dengan masyarakat. Melalui kolaborasi seperti ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga ikut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati atau memesan aneka keripik produksi UMKM milik Diah, produk tersebut dapat diperoleh langsung di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan UMKM lokal semakin maju, mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus menjadi penggerak perekonomian masyarakat di tingkat desa.***Red-Ags























