Habbina
Kecap Oishi Tembus Pasar Belanda, Produk Lokal Kabupaten Bekasi Mulai Mendunia
0 Komentar 125 pembaca

Kecap Oishi Tembus Pasar Belanda, Produk Lokal Kabupaten Bekasi Mulai Mendunia

Pemerintahan

Bekasi – Produk lokal Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. PT Oishii Food Indonesia resmi melakukan pelepasan ekspor perdana Kecap Oishi dari Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (24/8/2026).
Pelepasan ekspor tersebut menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena produk yang dihasilkan di Kabupaten Bekasi kini mulai mendapatkan tempat di pasar mancanegara.
Dalam ekspor perdana itu, sebanyak satu kontainer berisi 2.900 boks Kecap Oishi diberangkatkan menuju Belanda. Pengiriman tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa produk pangan olahan daerah tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar global.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, yang menghadiri langsung kegiatan pelepasan ekspor, menyampaikan apresiasinya atas capaian PT Oishii Food Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kabar baik bagi Kabupaten Bekasi karena menunjukkan bahwa produk yang lahir dari daerah mampu berkembang hingga menjangkau konsumen di luar negeri.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bekasi. Produk lokal kita bisa menembus pasar internasional dan dikirim langsung ke Belanda,” ujar Endin.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak semata-mata menjadi pencapaian bagi perusahaan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Kabupaten Bekasi.
Endin berharap semakin banyak pelaku usaha daerah yang berani meningkatkan kualitas produknya, melakukan inovasi, serta membuka akses pasar yang lebih luas.
Menurutnya, persaingan di pasar global menuntut pelaku usaha untuk tidak berhenti melakukan pembenahan. Mulai dari kualitas bahan baku, proses produksi, kemasan, hingga kemampuan memenuhi standar dan kebutuhan konsumen internasional harus menjadi perhatian.
“Harapannya, keberhasilan ini bisa memotivasi UMKM lainnya untuk terus meningkatkan kualitas, berinovasi dan berani memperluas pasar, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga hingga mancanegara,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, turut memberikan apresiasi terhadap ekspor perdana Kecap Oishi tersebut.
Ia menilai keberhasilan produk lokal menembus pasar Belanda tidak terlepas dari adanya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas.
Menurut Erwan, keberanian UMKM untuk masuk ke pasar internasional perlu terus didukung melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga Kecap Oishi tidak berhenti di pasar Belanda, tetapi mampu memperluas jangkauan ke negara-negara lainnya.
“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Kita berharap Kecap Oishi bisa masuk ke negara lain dan semakin banyak UMKM Jawa Barat yang mampu menembus pasar internasional,” kata Erwan.
Ekspor perdana tersebut menjadi gambaran bahwa produk lokal memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di pasar global selama didukung kualitas, inovasi, konsistensi produksi, serta strategi pemasaran yang tepat.
Bagi Kabupaten Bekasi, keberangkatan satu kontainer Kecap Oishi menuju Belanda bukan sekadar aktivitas perdagangan. Di balik 2.900 boks produk yang dikirim, terdapat harapan agar semakin banyak produk daerah yang mampu mengikuti jejak serupa.
Langkah PT Oishii Food Indonesia juga menjadi pesan bahwa produk yang tumbuh dari lingkungan masyarakat lokal dapat memiliki perjalanan panjang hingga ke luar negeri.
Dengan dukungan pemerintah dan penguatan ekosistem UMKM, ekspor perdana Kecap Oishi diharapkan menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar bagi produk-produk Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat untuk dikenal di pasar dunia.***Red-Sam

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top