Cakra Buana Cup III Jadi Wadah Cetak Atlet Muda Sumedang
Pemerintahan    Kamis 27 Agustus 2026    19:45:31 WIBSUMEDANG — Ratusan pebulutangkis dari Sumedang dan wilayah Bandung Raya ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis Cakra Buana Cup III yang digelar di GOR Cakrabuana, Kampung Cikeuyeup, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kamis (27/8/2026) malam.
Turnamen yang memperebutkan Piala Bupati Sumedang dan Ketua Umum PBSI Kabupaten Sumedang itu secara resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Bagi Dony, turnamen bulu tangkis bukan sekadar arena untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang bagi para atlet untuk membangun mental juara, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus mempererat persaudaraan.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun mental juara, sportivitas, persaudaraan, serta mencetak atlet-atlet Sumedang yang mampu berprestasi lebih tinggi,” kata Dony.
Ia menilai kompetisi yang digelar secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Melalui turnamen, atlet memiliki kesempatan mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru.
Menurutnya, keberadaan kompetisi seperti Cakra Buana Cup turut membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkesinambungan di Kabupaten Sumedang.
Dony juga menyampaikan apresiasi kepada PBSI Kabupaten Sumedang dan Direktur PT Sari Asih Mandiri, Deni Mulyawan, selaku tuan rumah, atas sinergi yang dibangun dalam mendukung kemajuan olahraga di Sumedang.
Perkembangan pembinaan bulu tangkis di Sumedang sendiri mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat dari keberhasilan atlet daerah tersebut meraih Juara II tingkat nasional pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP.
Sementara itu, Cakra Buana Cup III mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari A, B, C hingga D. Kompetisi tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi ruang bagi para pebulutangkis untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman bertanding.
Direktur PT Sari Asih Mandiri sekaligus tuan rumah turnamen, Deni Mulyawan, mengatakan GOR Cakrabuana diharapkan dapat berkembang sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di wilayah tersebut.
“GOR Cakrabuana tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga pusat pembinaan atlet-atlet muda berbakat, khususnya cabang bulu tangkis dan bola voli. Kami berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga,” ujarnya.
Dengan hadirnya kompetisi secara rutin, Cakra Buana Cup diharapkan mampu menjadi salah satu pintu bagi atlet-atlet muda Sumedang untuk tumbuh, berprestasi, dan kelak membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.***Red-Cece Ruhiyat























