Habbina
Merawat Aroma Kopi Ciremai, Menghidupkan Harapan Petani dan UMKM Kuningan
0 Komentar 172 pembaca

Merawat Aroma Kopi Ciremai, Menghidupkan Harapan Petani dan UMKM Kuningan

Ekonomi

KUNINGAN – Aroma kopi dari lereng Gunung Ciremai akan menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) menggelar Ciremai Coffee Culture Festival pada 4–6 September 2026.
Festival yang dipusatkan di Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kuningan, itu tidak sekadar menjadi ruang promosi kopi lokal. Pemerintah daerah ingin menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem kopi sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi petani dan pelaku UMKM.
Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan Toni Kusumanto melalui Kepala Bidang Perdagangan Asep Tomi Novian mengatakan, festival tersebut dirancang untuk memperkenalkan potensi kopi Kuningan sekaligus meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha sektor kopi.
“Melalui Ciremai Coffee Culture Festival, kami ingin memperkenalkan potensi kopi Kuningan secara lebih luas, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara petani, pelaku UMKM, barista, komunitas, dunia usaha dan pemerintah,” kata Asep.
Kuningan memiliki modal alam yang kuat untuk mengembangkan komoditas kopi. Berada di kaki Gunung Ciremai, daerah ini memiliki perkebunan kopi yang menghasilkan tiga varietas, yakni Arabika, Robusta, dan Liberika.
Ketiganya menjadi bagian dari kekayaan cita rasa kopi lokal yang selama ini dihasilkan para petani di kawasan lereng Ciremai.
Festival tersebut dibuka pada Jumat (4/9/2026) malam dan menghadirkan 75 stan pameran. Sebanyak 55 stan berada di area dalam, sedangkan 20 stan lainnya ditempatkan di area luar.
Selama tiga hari, pengunjung tidak hanya dapat menikmati dan mengenal kopi lokal, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari sarasehan kopi, lomba public cupping, workshop penyangraian kopi, lomba tarung seduh, business matching, klinik kemasan dan legalitas UMKM, hingga lomba barista.
Bagi pemerintah daerah, rangkaian kegiatan itu menjadi bagian penting untuk membawa pelaku UMKM kopi naik kelas.
Business matching, misalnya, diharapkan dapat mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan membuka kesepakatan bisnis. Sementara klinik kemasan dan legalitas diarahkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk sekaligus memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.
Asep mengatakan, festival juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas dan standar mutu produk melalui kompetisi serta pelatihan. Di sisi lain, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha dan komunitas kopi diharapkan semakin kuat.
Salah satu agenda strategis dalam pembukaan festival adalah penandatanganan SK Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) secara bersama oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Bank Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap Kopi Ciremai, terutama menyangkut keaslian, mutu dan karakter cita rasanya.
Bagi petani, perlindungan Indikasi Geografis bukan sekadar persoalan administratif. Status tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas produk sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya tawar kopi Ciremai ketika memasuki pasar yang lebih luas.
“Dengan menggabungkan semangat perayaan Hari Jadi ke-528 Kuningan dan penguatan potensi ekonomi daerah, Ciremai Coffee Culture Festival diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan Kopi Ciremai kepada masyarakat luas, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih besar bagi petani dan pelaku UMKM kopi di Kabupaten Kuningan,” pungkas Asep.***Ading Permana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top