Habbina
Dari Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Kader PKK Nanggeleng Diajak Olah Sampah Jadi Kompos
0 Komentar 147 pembaca

Dari Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Kader PKK Nanggeleng Diajak Olah Sampah Jadi Kompos

POLRI

SUKABUMI – Memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan tanaman obat keluarga bukan sekadar memperindah lingkungan. Jika dikelola dengan baik, langkah sederhana tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga.
Semangat itulah yang didorong Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, saat membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat bersama kader PKK dan Posyandu Kelurahan Nanggeleng, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Nanggeleng tersebut mengangkat tema optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah dan pembuatan kompos dari sampah organik. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Ranty menekankan bahwa pekarangan rumah memiliki potensi besar apabila dimanfaatkan secara produktif. Berbagai jenis tanaman, mulai dari sayuran hingga tanaman obat keluarga, dapat dibudidayakan sesuai dengan luas lahan yang tersedia.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan tidak harus dimulai dengan lahan yang luas atau biaya yang besar. Dengan memaksimalkan ruang yang ada, masyarakat dapat menghasilkan tanaman bermanfaat yang mendukung kebutuhan sehari-hari.
Upaya tersebut juga sejalan dengan Gerakan Aku Hatinya PKK, yang mendorong pemanfaatan halaman dan pekarangan rumah agar menjadi sumber pangan keluarga yang produktif, sehat, dan bernilai guna.
Ranty juga mengajak masyarakat untuk mengintegrasikan kegiatan bercocok tanam dengan pengelolaan sampah organik rumah tangga. Sisa makanan dan bahan organik lainnya dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.
Dengan demikian, sampah yang sebelumnya berpotensi menambah beban lingkungan dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi dan mendukung kegiatan pertanian rumah tangga.
Pengelolaan sampah dari sumbernya dinilai penting untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, masyarakat diharapkan mampu berkontribusi dalam mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih nyaman.
Sementara itu, Lurah Nanggeleng, Mulyono, berharap kegiatan tersebut dapat mendorong semakin banyak wilayah rukun warga (RW) menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemilahan sampah di wilayah Kelurahan Nanggeleng baru dilaksanakan di empat RW. Karena itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kesadaran dan partisipasi warga dalam mengelola sampah secara mandiri.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana, tetapi juga membutuhkan kesadaran serta keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.
Pada kesempatan tersebut, Mulyono turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi yang telah memberikan bantuan sebanyak 13 unit komposter.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair yang dapat digunakan dalam kegiatan budidaya tanaman.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, kader Posyandu, dan masyarakat, Kelurahan Nanggeleng diharapkan mampu mengembangkan lingkungan yang lebih bersih sekaligus produktif.
Lebih dari sekadar kegiatan pemberdayaan, optimalisasi pekarangan dan pengolahan sampah organik menjadi langkah nyata untuk membangun kemandirian keluarga. Dari halaman rumah sendiri, masyarakat dapat mulai menanam pangan, mengurangi sampah, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.***Dadan Sundana

Author

Editor Tarman Suherman
Profil Editor Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top