Dedikasi untuk Pendidikan, Gubernur Banten dan Ibu Tinawati Terima Penghargaan PB PGRI
Pendidikan    Sabtu 10 Januari 2026    01:56:27 WIBBANTEN – Komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memajukan dunia pendidikan kembali mendapat pengakuan nasional. Gubernur Banten Andra Soni bersama Ibu Tinawati Andra Soni menerima penghargaan bergengsi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberpihakan mereka terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam penganugerahan tersebut, Gubernur Andra Soni dianugerahi Anugerah Dwi Praja, sementara Tinawati Andra Soni dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Provinsi Banten. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, pada pembukaan Konferensi Kerja (Konker) I PGRI Provinsi Banten Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2029 di Hotel Yasmine, Kota Tangerang, Kamis (8/1/2026).
Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus memperluas akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Banten. Ia menyampaikan, kemajuan daerah sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan generasi mudanya.
“Banten akan maju manakala seluruh anak-anaknya memiliki pendidikan yang tinggi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.
Salah satu bentuk komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui program Sekolah Gratis yang kini tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga telah menjangkau sekolah swasta. Menurutnya, pemenuhan hak pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat.
Gubernur juga menyebut PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan amanat konstitusi untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. Ia berharap Konferensi Kerja PGRI dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi konstruktif bagi penguatan kebijakan pendidikan di Banten.
Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi menjelaskan bahwa Anugerah Dwi Praja merupakan penghargaan yang sangat selektif. Dari seluruh kepala daerah di Indonesia, hanya sedikit gubernur yang dinilai layak menerimanya karena indikator penilaian yang ketat dan komprehensif.
“Penghargaan ini hanya diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dan keberpihakan tinggi terhadap dunia pendidikan. Kami berharap pendidikan di Provinsi Banten terus meningkat melalui berbagai terobosan program yang dijalankan,” kata Unifah.
Ketua PGRI Provinsi Banten Jamaluddin menambahkan, keberpihakan Gubernur Banten terhadap pendidikan tidak dibatasi oleh sekat kewenangan. Selama untuk kepentingan masyarakat, pemerintah provinsi dinilainya selalu hadir dan responsif.
“Program sekolah swasta gratis akan terus diperluas, sehingga tidak ada lagi anak-anak Banten yang putus sekolah,” pungkas Jamaluddin.***Jajat




























