Merajut Sinergi Demi Banten Sehat, Gubernur Andra Soni Dialog dengan Rumah Sakit
Pemerintahan    Selasa 13 Januari 2026    02:10:48 WIBBanten-Pemerintah Provinsi Banten terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui dialog interaktif antara Gubernur Banten Andra Soni dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten, yang digelar di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (12/1/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan sektor kesehatan, khususnya dalam mendukung keberhasilan program Banten Sehat.
Gubernur Andra Soni menegaskan, dialog tersebut tidak sekadar ajang silaturahmi, melainkan forum penting untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan tantangan riil yang dihadapi rumah sakit di lapangan.
“Di Provinsi Banten terdapat 136 rumah sakit. Ini menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk mendengarkan langsung masukan dari para direktur rumah sakit terkait implementasi program Banten Sehat ke depan,” ujar Andra Soni.
Sejumlah isu krusial mengemuka dalam diskusi, di antaranya pemerataan dan ketersediaan dokter spesialis, pengembangan pendidikan kedokteran, serta optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan. Gubernur menilai, interaksi langsung dengan pelaku layanan kesehatan sangat penting agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, atas dedikasi mereka menjaga ketahanan kesehatan daerah. Ia secara khusus menyoroti peran besar tenaga kesehatan saat Banten melewati masa sulit pandemi COVID-19.
“Kita mampu mengatasi pandemi berkat kolaborasi yang solid. Bukan hanya rumah sakit pemerintah, tetapi juga rumah sakit swasta dan seluruh tenaga kesehatan. Sinergi inilah yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Banten, dr. Ediansyah, menyambut baik inisiatif Gubernur yang membuka ruang komunikasi dua arah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif dan inklusif dalam membangun ekosistem kesehatan daerah.
“Selain mempererat silaturahmi, Pak Gubernur ingin memastikan dukungan rumah sakit serta mendapatkan masukan objektif agar kolaborasi ke depan semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, terwujudnya Banten Sehat membutuhkan orkestrasi yang harmonis dari seluruh elemen, mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, klinik, hingga rumah sakit.
“Rumah sakit, baik swasta maupun pemerintah, siap berkolaborasi penuh demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten,” pungkasnya.***Jajat




























