Pemkab Kuningan Buka Hotline MBG, Warga Diajak Awasi Kualitas Makan Bergizi Gratis
Pemerintahan    Sabtu 17 Januari 2026    21:38:42 WIBKUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengoperasionalkan Hotline Pengaduan MBG di sejumlah kecamatan. Layanan ini menjadi kanal resmi masyarakat untuk melaporkan persoalan distribusi maupun kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) Kabupaten Kuningan yang juga Sekretaris Daerah, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran hotline merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program nasional tersebut.
“Hotline ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki akses yang jelas dan mudah jika menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan MBG. Ini adalah mekanisme kontrol sosial yang kami dorong,” ujar U. Kusmana, Sabtu (17/1/2026).
Ia mengungkapkan, hingga saat ini 11 dari 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan telah menyerahkan nomor hotline pengaduan MBG kepada Satgas P3MBG. Sementara kecamatan lainnya masih dalam tahap finalisasi.
“Sampai siang ini baru 11 kecamatan yang masuk datanya. Kami terus mendorong agar seluruh kecamatan segera memiliki hotline pengaduan MBG yang aktif dan responsif,” katanya.
Adapun kecamatan yang telah memiliki Hotline MBG meliputi Cilimus, Ciawigebang, Cigugur, Sindangagung, Kalimanggis, Lebakwangi, Darma, Ciwaru, Jalaksana, Kadugede, dan Kuningan.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat menyampaikan aduan terkait makanan yang tidak layak konsumsi, basi, porsi yang berkurang, keterlambatan distribusi, hingga dugaan penyimpangan lainnya. Satgas P3MBG juga meminta setiap laporan disertai identitas pelapor, lokasi kejadian, waktu kejadian, serta uraian singkat keluhan. Dokumentasi berupa foto atau video sangat dianjurkan sebagai bukti pendukung.
U. Kusmana memastikan, kerahasiaan identitas pelapor dijamin sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
“Warga tidak perlu takut melapor. Semua aduan akan ditindaklanjuti oleh tim kecamatan secara profesional dan proporsional,” tegasnya.
Keberadaan hotline ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengaduan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi dan peningkatan kualitas layanan bagi penyedia makanan atau Dapur MBG.
“Dengan adanya hotline ini, kami ingin memastikan setiap piring MBG yang sampai ke anak-anak benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar,” pungkasnya.***Ading




























