Habbina
Merawat Martabat Manusia, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Dinobatkan sebagai Social Worker Teladan
0 Komentar 161 pembaca

Merawat Martabat Manusia, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Dinobatkan sebagai Social Worker Teladan

Pemerintahan

Bandung — Kepemimpinan yang berangkat dari empati kembali mendapat pengakuan. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dianugerahi Social Worker Indonesia Teladan Berprestasi, atas konsistensinya mendorong kebijakan pembangunan sosial yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Konferensi Nasional dan Anugerah Social Worker Teladan Berprestasi Indonesia (KONASWI), Sabtu (17/1/2026), di Kampus Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung. Anugerah diberikan oleh Social Worker Indonesia dalam Pengembangan Masyarakat (SWIPAM) bekerja sama dengan Yayasan Pengembangan Pendidikan Sosial Indonesia (YAPSI).

Ketua Dewan Pengurus SWIPAM, Prof. Dr. Jusman Iskandar, MS, menegaskan bahwa penetapan penerima anugerah melalui riset dan kajian mendalam hampir satu tahun. “Penghargaan ini merupakan hasil penelitian YAPSI dan DPP SWIPAM terhadap kiprah pekerja sosial di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Prof. Jusman, Bupati Kuningan dinilai menonjol sebagai social worker dalam pengembangan kebijakan kesejahteraan sosial yang tidak berhenti pada bantuan karitatif, melainkan mengarah pada pemberdayaan yang bermartabat dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian menyampaikan Orasi Ilmiah bertajuk “Kebijakan Pemerintahan dan Pembangunan Sosial di Kabupaten Kuningan” di hadapan para pekerja sosial dan akademisi. Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata pertumbuhan ekonomi atau kemegahan fisik, melainkan sejauh mana kebijakan publik memuliakan martabat manusia.

“Pembangunan yang kehilangan empati hanyalah kemajuan yang hampa. Pembangunan sejati diukur dari seberapa banyak manusia yang kita bangkitkan,” tutur Bupati Dian.

Salah satu kebijakan unggulan yang disorot adalah Program Gema Sadulur (Gerakan Bersama Ngariksa Dhuafa, Lanjut Usia, dan Pengangguran). Program ini mendorong perubahan paradigma dari bantuan sosial sesaat menuju pemberdayaan yang berkelanjutan melalui jejaring kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesejahteraan sosial, relawan, dan masyarakat.

“Negara hadir bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi membangun kepedulian bersama. Fakir miskin, lansia, penyandang disabilitas, penganggur, dan kelompok rentan bukan beban, melainkan warga negara yang memiliki hak untuk bangkit,” tegasnya.

Bupati Dian juga menempatkan pekerja sosial sebagai garda terdepan pembangunan sosial—penjaga nurani bangsa yang mampu membaca persoalan kemanusiaan di balik data statistik.

Implementasi kebijakan tersebut menunjukkan hasil nyata. Dalam 10 bulan terakhir, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan tercatat 10,41 persen pada Kuartal II 2025—tertinggi di Pulau Jawa. Angka kemiskinan turun 1,14 poin atau setara 12.160 warga keluar dari kemiskinan. Tingkat pengangguran menurun menjadi 7,59 persen dengan penyerapan 10.450 tenaga kerja baru.

Di sektor pangan, Kuningan mencatat surplus beras 120.244 ton sepanjang 2025, serta penurunan PMKS hingga 50 persen. Secara akademis, Bupati Dian menyebut kebijakan pembangunan Kuningan sejalan dengan Social Development Theory James Midgley—integrasi kebijakan ekonomi dengan intervensi sosial. “Kesejahteraan sosial adalah hak warga negara, bukan hadiah dari negara,” tandasnya.

Menutup orasinya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pekerja sosial. “Pekerja sosial adalah pelita di lorong tergelap kemanusiaan. Meski melelahkan, setiap manusia yang kalian kuatkan akan menjadi doa yang kelak menjaga kalian,” ucapnya.

Ia berharap KONASWI melahirkan gagasan dan jejaring baru untuk memperkuat pekerjaan sosial Indonesia—agar pembangunan nasional benar-benar berpihak, inklusif, dan manusiawi.***Ayi Herlambang

 

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top