Pemerintah Hadir di Tengah Banjir, Plt Bupati Bekasi Pastikan Warga Kali Ulu Aman
Pemerintahan    Minggu 18 Januari 2026    21:40:25 WIBCIKARANG UTARA – Di tengah genangan air yang merendam permukiman warga, kehadiran pemerintah menjadi penguat harapan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kampung Kali Ulu, Kecamatan Cikarang Utara, Minggu (18/1/2026).
Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis serta Camat Cikarang Utara Enop Can, Plt Bupati menyusuri wilayah terdampak untuk memastikan kondisi warga sekaligus kesiapan penanganan darurat di lapangan. Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur Kabupaten Bekasi hampir sepanjang hari, menyebabkan genangan air di sejumlah titik dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan warga terdampak dalam keadaan aman,” ujar dr. Asep Surya Atmaja di sela peninjauan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait agar sigap menangani dampak banjir. BPBD bersama unsur lainnya diminta terus bersiaga demi memastikan keselamatan warga.
“Saya sudah meminta BPBD dan perangkat daerah terkait untuk terus siaga dan memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain memantau kondisi, Plt Bupati Bekasi juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat.
“Bantuan ini kami serahkan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir,” katanya.
Plt Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Menurutnya, penanganan darurat harus berjalan beriringan dengan upaya mitigasi dan evaluasi berkelanjutan agar risiko banjir dapat ditekan ke depan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama jika curah hujan kembali tinggi. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penanganan banjir di wilayah rawan,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi hingga Minggu (18/1/2026) pukul 08.00 WIB, tercatat sedikitnya 13 titik banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, dengan ketinggian muka air bervariasi antara 70 hingga 200 sentimeter.
Adapun titik-titik terdampak meliputi Kampung Poncol dan Kampung Kali Ulu di Kecamatan Cikarang Utara, Perumahan Setiamekar di Tambun Selatan, Kartika Wanasari di Cibitung, Perum PNR di Karangbahagia, Babelan Kota, Kampung Parung Lesang di Cikarang Pusat, Desa Sriamur dan Green Residence di Tambun Utara, Desa Bojongsari di Kedungwaringin, Kampung Kalenderwak di Cikarang Timur, Perum Nebraska Terence di Sukawangi, serta Kampung Bogor di Tarumajaya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan pemantauan dan penanganan banjir terus dilakukan secara terpadu, dengan mengutamakan keselamatan warga sebagai prioritas utama.***Samsudin




























