Langkah Bersama Pemkab Bogor Menguatkan Pasar untuk Petani Lokal
Pemerintahan    Minggu 18 Januari 2026    22:11:49 WIBCIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah konkret untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung rapat percepatan penataan dan penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar segera berjalan optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat luas. Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari para petani buah dan tanaman hias yang menilai langkah tersebut nyata berpihak kepada petani kecil.
Rapat yang digelar di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (17/1), melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias serta jajaran perangkat daerah terkait. Pertemuan itu menjadi ruang musyawarah untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, dan mempercepat pengambilan keputusan terkait pengelolaan Pasar Petani Garuda.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan penataan pasar sekaligus memastikan operasionalnya berjalan sesuai kebutuhan petani dan masyarakat. Pasar Petani Garuda diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas petani, dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama terwujudnya Pasar Petani Garuda sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang tertata, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pasar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas unggulan Kabupaten Bogor seperti buah-buahan dan tanaman hias.
“Kami duduk bersama untuk bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar berjalan optimal dan segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” ujar Rudy.
Menurutnya, kehadiran Pasar Petani Garuda tidak berhenti pada fungsi jual beli semata. Pasar ini juga menjadi wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas, stabil, dan berkelanjutan.
“Pasar Petani Garuda hadir bukan sekadar menjadi harapan baru, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi para petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Dukungan serupa datang dari kalangan petani. Ruslan, petani benih tanaman buah, mengungkapkan bahwa keberadaan Pasar Petani Garuda sangat membantu petani kecil seperti dirinya. Ia menilai, jika harus menyewa lahan secara mandiri, biayanya akan menjadi beban berat yang sulit dipenuhi.
“Alhamdulillah, kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias. Kebijakan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, ini benar-benar berpihak kepada petani kecil,” kata Ruslan.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut memberi dukungan besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Dengan adanya pasar yang tertata dan difasilitasi pemerintah, para petani optimistis dapat terus tumbuh, berkembang, dan memiliki masa depan yang lebih baik.***Abdullah




























