Dari Gelap ke Terang, Jalur Toang Losarang Indramayu Kini Lebih Aman bagi Warga
Pemerintahan    Selasa 20 Januari 2026    17:24:54 WIBINDRAMAYU - Harapan warga Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu akhirnya terjawab. Jalur toang yang selama bertahun-tahun dikenal gelap, sepi, dan rawan kini berubah terang benderang setelah dipasangi Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sebelum ada PJU, ruas jalan yang minim pemukiman tersebut kerap menjadi momok bagi pengendara dan warga yang melintas, terutama pada malam hari. Jarak pandang terbatas, potensi kecelakaan lalu lintas, hingga risiko tindak kriminal menjadi ancaman nyata yang menghantui aktivitas warga.
Kini, kondisi itu berangsur berubah. Lampu-lampu PJU yang terpasang di sepanjang jalur menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan aktivitas warga di malam hari.
“Alhamdulillah, jalannya sudah terang. Jadi tidak takut lagi kalau pulang pergi malam-malam. Terima kasih Pak KDM,” ujar Rusdi, warga Desa Rajaiyang, Senin (19/1/2026).
Rusdi menuturkan, keluhan terkait gelapnya jalur tersebut sudah disampaikan warga sejak lama. Minimnya penerangan sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
“Sudah lama kami mengeluhkan kondisi gelap di jalur ini. Sekarang jauh lebih aman,” tambahnya.
Dengan terpasangnya PJU, warga menilai tingkat keamanan lingkungan meningkat signifikan. Manfaatnya dirasakan langsung oleh pekerja malam, pelajar, serta pengendara yang rutin melintas di jalur tersebut.
Pemasangan PJU ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) dalam memperkuat infrastruktur dasar hingga ke tingkat desa, termasuk wilayah pelosok yang selama ini kurang tersentuh pembangunan.
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap berjalan pada malam hari.
Warga berharap, program PJU dapat terus berlanjut dan menjangkau jalur-jalur rawan lainnya di Kabupaten Indramayu maupun daerah lain di Jawa Barat, sehingga pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput.***Fikri Rianto




























