Sendiri Menunggu Bus: Sepinya Terminal Kertawangunan di Pagi Hari
Daerah    Jumat 23 Januari 2026    04:15:50 WIBKUNINGAN – Terminal Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, tampak lengang pada Kamis pagi (22/1/2026). Di ruang tunggu terminal, Wahyuni (57) duduk sendirian. Ia menjadi satu-satunya penumpang bus Primajasa rute Kuningan–Pasar Rebo, Jakarta, yang dijadwalkan berangkat pukul 07.00 WIB.
Pemandangan ini terasa tidak biasa bagi Wahyuni. Perempuan yang sudah sering menggunakan jasa angkutan bus dari terminal tersebut mengatakan, biasanya masih ada tiga hingga empat penumpang dalam satu keberangkatan.
“Saya sudah sering naik bus dari sini. Biasanya ada tiga atau empat orang, tapi belum pernah sepi seperti ini,” ujar Wahyuni saat ditemui di Terminal Kertawangunan.
Hari itu, Wahyuni juga harus menerima kenyataan lain. Meski biasa memilih bus ekonomi, ia terpaksa menggunakan bus kelas bisnis karena tidak ada pilihan keberangkatan lain.
“Pemberangkatan berikutnya juga bus bisnis, jadi tidak ada pilihan lain,” katanya.
Perbedaan harga pun menjadi pertimbangan tersendiri. Wahyuni menyebut, tiket bus bisnis lebih mahal sekitar Rp30 ribu dibandingkan bus ekonomi.
Sepinya penumpang juga dibenarkan oleh petugas angkutan Primajasa, Luzan S. Ia mengonfirmasi bahwa jumlah penumpang memang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kalau pas tahun baru kemarin memang ramai, tapi setelah itu sekarang sepi. Tapi berapa pun penumpangnya, kami tetap berangkat dan tetap melayani,” ujar Luzan.
Ia menjelaskan, saat ini sebagian besar armada yang beroperasi merupakan bus tipe bisnis. Hal tersebut seiring adanya transisi layanan dari bus ekonomi ke bus bisnis, menyesuaikan kebutuhan dan fasilitas.
“Bus ekonomi masih ada, tapi sekarang memang lebih banyak yang tipe bisnis, menyesuaikan akomodasi,” tambahnya.
Meski demikian, Luzan optimistis kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Ia memperkirakan jumlah penumpang akan kembali meningkat menjelang tradisi Munggahan, ketika masyarakat mulai merencanakan perjalanan menyambut bulan Ramadan.
“Biasanya mulai ramai lagi menjelang Munggahan,” pungkasnya.***Ading Permana




























