Dedi Mulyadi Tegaskan Saham BIJB Kertajati Tak Dijual, Pemprov Jabar Buka Opsi Tukar Guling Aset
Pemerintahan    Jumat 23 Januari 2026    22:15:59 WIBMajalengka-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara menanggapi isu yang menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melepas saham di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dedi menegaskan, tidak ada rencana penjualan saham. Yang dibahas adalah opsi skema tukar guling aset (ruislag) dengan pemerintah pusat.
Dedi menjelaskan, wacana itu muncul dari pembahasan bersama pemerintah pusat, menyusul beratnya beban fiskal yang ditanggung APBD Jawa Barat setiap tahun untuk menopang operasional BIJB Kertajati.
“Bukan saham BIJB Kertajati yang dilepas. Pemerintah pusat, dalam hal ini Pak Presiden, melihat ada beban fiskal APBD provinsi yang berat karena setiap tahun harus mengeluarkan biaya operasional,” kata Dedi, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan, hingga kini kepastian Kertajati dapat beroperasi optimal dan menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutup kebutuhan operasional masih belum terlihat.
“Kepastian Kertajati bisa beroperasi dengan baik dan menghasilkan uang untuk operasional itu sampai sekarang belum terlihat,” tambahnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan Pemprov Jabar di tengah ramainya spekulasi publik. Dedi menyiratkan bahwa langkah yang dipertimbangkan bukan melepas kepemilikan, melainkan mencari skema yang dinilai lebih realistis agar beban keuangan daerah tidak terus terkuras, sembari memastikan masa depan BIJB Kertajati tetap memiliki arah yang jelas.***Abah Ojo




























