Hujan dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga Indramayu, Harapan Turiah Menunggu Uluran Tangan
Peristiwa    Jumat 23 Januari 2026    22:39:50 WIBIndramayu – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Indramayu sejak Kamis (22/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026) pagi. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga rumah warga mengalami kerusakan berat di dua desa berbeda.
Dua rumah terdampak berada di Desa Cidempet, Kecamatan Arahan, sementara satu rumah lainnya berada di Desa Plumbon, Kecamatan Indramayu. Kerusakan terparah dialami rumah milik Turiah (52), warga Blok Bandos, Desa Cidempet.
Tembok bagian belakang rumah Turiah jebol sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis sore, setelah tidak mampu menahan derasnya hujan. Kondisi bangunan tampak memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni. Untuk mencegah roboh, sebagian rumah terpaksa ditopang dengan tiang bambu seadanya.
Turiah mengungkapkan, rumah tersebut dibangun secara sederhana karena keterbatasan ekonomi. Saat ini, rumah itu ditempati oleh anaknya, sementara Turiah bersama suaminya harus mengungsi dan menumpang di rumah orang tua demi keselamatan.
“Rumahnya memang dari dulu seadanya. Sekarang sudah tidak berani ditempati,” ujar Turiah dengan nada lirih.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment awal serta pendataan kerusakan. BPBD memastikan bantuan logistik darurat akan segera disalurkan kepada warga terdampak.
Warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Harapan itu disampaikan mengingat rumah-rumah yang rusak berdiri di atas tanah milik sendiri, sehingga dinilai memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikan.
“Semoga ada bantuan, biar bisa punya rumah yang aman untuk ditinggali,” harap Turiah.***Fikri. R




























