Habbina
Banjir Datang Mendadak, Warga Pantura Subang Berhamburan Selamatkan Diri
0 Komentar 176 pembaca

Banjir Datang Mendadak, Warga Pantura Subang Berhamburan Selamatkan Diri

Peristiwa

SUBANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pantura Kabupaten Subang selama dua hari terakhir berubah menjadi mimpi buruk bagi warga. Banjir meluas di sedikitnya empat kecamatan, merendam ratusan rumah penduduk serta puluhan hektare lahan pertanian.

Pantauan di lapangan, Jumat (23/1/2026), banjir akibat luapan sejumlah sungai menggenangi Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, puluhan rumah di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, hingga wilayah pesisir Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan.

Namun kondisi paling parah terjadi di Perumahan Grand Texpia, Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem. Di kawasan ini, banjir datang secara tiba-tiba setelah tembok penahan tanah (TPT) jebol sekitar pukul 17.00 WIB. Luapan air dari Bendungan Cijengkol mengalir deras dan dalam hitungan menit merendam perumahan dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

Kepanikan tak terelakkan. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Banyak di antara mereka tak sempat mengamankan barang-barang berharga karena derasnya arus air yang datang mendadak.

“Air masuk tiba-tiba dan sangat deras. Warga panik karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya,” ujar Teguh, Koordinator Wilayah BPBD Ciasem, di lokasi kejadian.

Menurut Teguh, banjir di Perumahan Grand Texpia telah berlangsung selama beberapa jam dengan ketinggian air yang terus meningkat.

“Banjir mulai sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ini ketinggian air sudah mencapai 1 hingga 2 meter dan debit air masih bertambah,” katanya.

BPBD bersama unsur terkait saat ini memfokuskan upaya evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Namun proses penyelamatan terkendala keterbatasan peralatan di lapangan.

“Kami prioritaskan keselamatan warga. Sebagian sudah berhasil dievakuasi, tetapi kebutuhan mendesak saat ini adalah perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, curah hujan ekstrem yang terjadi secara terus-menerus selama dua hari terakhir menyebabkan Bendungan Cijengkol meluap. Aliran air yang tidak tertampung akhirnya menjebol TPT perumahan dan meluber ke permukiman warga.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan terus berdatangan dan bersiaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk serta memastikan keselamatan warga terdampak.***Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top