Banjir Datang Mendadak, Warga Pantura Subang Berhamburan Selamatkan Diri
Peristiwa    Jumat 23 Januari 2026    23:59:04 WIBSUBANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pantura Kabupaten Subang selama dua hari terakhir berubah menjadi mimpi buruk bagi warga. Banjir meluas di sedikitnya empat kecamatan, merendam ratusan rumah penduduk serta puluhan hektare lahan pertanian.
Pantauan di lapangan, Jumat (23/1/2026), banjir akibat luapan sejumlah sungai menggenangi Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, puluhan rumah di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, hingga wilayah pesisir Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan.
Namun kondisi paling parah terjadi di Perumahan Grand Texpia, Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem. Di kawasan ini, banjir datang secara tiba-tiba setelah tembok penahan tanah (TPT) jebol sekitar pukul 17.00 WIB. Luapan air dari Bendungan Cijengkol mengalir deras dan dalam hitungan menit merendam perumahan dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Kepanikan tak terelakkan. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Banyak di antara mereka tak sempat mengamankan barang-barang berharga karena derasnya arus air yang datang mendadak.
“Air masuk tiba-tiba dan sangat deras. Warga panik karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya,” ujar Teguh, Koordinator Wilayah BPBD Ciasem, di lokasi kejadian.
Menurut Teguh, banjir di Perumahan Grand Texpia telah berlangsung selama beberapa jam dengan ketinggian air yang terus meningkat.
“Banjir mulai sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ini ketinggian air sudah mencapai 1 hingga 2 meter dan debit air masih bertambah,” katanya.
BPBD bersama unsur terkait saat ini memfokuskan upaya evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Namun proses penyelamatan terkendala keterbatasan peralatan di lapangan.
“Kami prioritaskan keselamatan warga. Sebagian sudah berhasil dievakuasi, tetapi kebutuhan mendesak saat ini adalah perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah,” ujar Teguh.
Ia menjelaskan, curah hujan ekstrem yang terjadi secara terus-menerus selama dua hari terakhir menyebabkan Bendungan Cijengkol meluap. Aliran air yang tidak tertampung akhirnya menjebol TPT perumahan dan meluber ke permukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan terus berdatangan dan bersiaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk serta memastikan keselamatan warga terdampak.***Ahas




























