Bupati Karawang Turun Malam-malam, Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Pemerintahan    Sabtu 24 Januari 2026    13:19:59 WIBKarawang – Saat sebagian warga Karawang tengah terlelap, Bupati H. Aep Syaepuloh justru bergerak ke lapangan pada tengah malam. Ia memantau langsung kondisi wilayah rawan banjir menyusul naik drastisnya debit Sungai Citarum dan Cibeet hingga berstatus Awas.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 01.20 WIB, Bupati Aep menyusuri titik-titik kritis di bantaran sungai. Bukan sekadar meninjau, ia ikut mengawal proses evakuasi agar warga tidak terjebak luapan air yang terus meningkat.
Didampingi Dandim 0604 Karawang dan para kepala OPD, Bupati menyasar wilayah terdampak, di antaranya Desa Sukamakmur dan Purwadana. Warga yang rumahnya mulai terendam dipindahkan ke lokasi pengungsian sementara di kawasan depan Food Fest Resinda.
“Wargi Karawang, tengah malam ini Sungai Citarum dan Cibeet berstatus awas. Malam ini saya bersama Dandim 0604 dan para kepala OPD melakukan upaya mengevakuasi warga Desa Sukamakmur dan Purwadana yang terkena imbas langsung luapan air sungai ke tempat yang lebih aman di depan Food Fest Resinda,” tulis Aep melalui akun resminya.
Selain evakuasi, pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Logistik terus dikirimkan sembari petugas menyisir rumah ke rumah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
“Kepada wargi Karawang yang tinggal di dekat bantaran Sungai Citarum dan Cibeet, mohon untuk ikut arahan petugas untuk mengungsi terlebih dahulu hingga situasinya membaik,” pesannya.
Aksi kemanusiaan dini hari itu melibatkan BPBD Karawang, Kodim 0604, Polres Karawang, Yonif 305 Tengkorak, tenaga kesehatan, serta relawan. Mereka siaga penuh, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga distribusi logistik bagi para pengungsi.
Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Karawang bersama petugas gabungan masih terus memantau perkembangan debit Sungai Citarum dan Cibeet guna mengantisipasi potensi luapan susulan.***Emn




























