Habbina
Air Terus Naik, Ribuan Rumah Warga Ciasem Subang Terendam Banjir Hingga Satu Meter
0 Komentar 102 pembaca

Air Terus Naik, Ribuan Rumah Warga Ciasem Subang Terendam Banjir Hingga Satu Meter

Peristiwa

SUBANG – Banjir yang merendam permukiman warga di Kabupaten Subang, Jawa Barat, terus meluas hingga Sabtu (24/1/2026) pagi. Ribuan rumah di Desa Ciasem Tengah dan Desa Ciasem Hilir, Kecamatan Ciasem, terendam air dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai lebih dari satu meter di sejumlah titik.

Luapan Sungai Ciasem dan Kali Cijengkol menjadi penyebab utama banjir yang semakin meluas. Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam waktu singkat, genangan meningkat drastis pada pukul 05.00 WIB dan meluas ke dua desa pada sekitar pukul 08.00 WIB.

Kondisi di lapangan kian mengkhawatirkan setelah akses jalan utama menuju Dukuh Ciasem dilaporkan terputus. Terputusnya jalur tersebut menghambat mobilitas warga sekaligus memperlambat penyaluran bantuan bagi korban terdampak.

“Banjir ini akibat luapan Kali Cijengkol ditambah kiriman air dari wilayah Cimacan. Ketinggian air bervariasi antara setengah sampai satu meter. Perkiraan rumah terdampak sekitar 150 unit per RT, dan ini masih terus meluas,” ujar Subandi, salah seorang warga setempat, kepada awak media.

Ia menyebut hujan yang masih mengguyur wilayah Subang, ditambah kiriman air dari daerah hulu di Subang bagian selatan serta kabupaten tetangga, membuat kondisi banjir semakin sulit dikendalikan.

“Air masih terus naik, warga sudah mulai mengungsi,” katanya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mencatat ribuan rumah warga terdampak banjir di dua desa tersebut. Petugas gabungan terus melakukan patroli sekaligus membantu proses evakuasi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

“Air sudah merendam dua desa dan kondisinya masih tinggi. Kami terus melakukan patroli serta evakuasi warga,” kata petugas BPBD Subang, Yakub.

BPBD juga menyoroti persoalan pendangkalan sungai yang dinilai memperparah banjir. Tingginya sedimentasi menyebabkan kapasitas sungai menurun sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

“Ke depan perlu segera dilakukan normalisasi aliran sungai agar dampak banjir bisa diminimalisir,” ujar Yakub.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap bantuan segera datang, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Sejumlah pengungsi dilaporkan mulai mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi sambil menunggu kondisi banjir surut.***Ahas

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top