Dari Green House Desa, Petani Milenial Karang Jaya Panen Harapan Masa Depan
Ekonomi    Sabtu 24 Januari 2026    23:09:12 WIBKARAWANG - Semangat perubahan dan optimisme pertanian masa depan terpancar dari kawasan Green House Kampung Ciselang, Desa Karang Jaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Para petani milenial setempat sukses menggelar panen melon sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Green House Petani Milenial Lestari, Sabtu (24/01/2026).
Panen ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan bukti nyata bahwa pertanian modern berbasis teknologi mampu tumbuh dan berkembang dari desa. Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga Senin (26/01/2026) dan terintegrasi dengan pengembangan kawasan DEWIKA (Desa Wisata Karang Jaya).
Sejumlah tokoh hadir menyaksikan langsung panen melon berkualitas tinggi hasil budidaya sistem rumah kaca dan hidroponik. Tampak di antaranya Camat Tirtamulya M. Reza Darmawan, S.STP., M.Si., Kepala Desa Karang Jaya Abdillah Zulkarnaen, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib Kecamatan Tirtamulya, Tim SAR, serta seluruh anggota kelompok Petani Milenial Karang Jaya.
Camat Tirtamulya M. Reza Darmawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para petani muda desa yang berhasil membuktikan bahwa pertanian modern dapat dijalankan secara efektif tanpa ketergantungan pada lahan luas.
“Panen hari ini membuktikan bahwa pertanian modern bukan sekadar wacana. Dengan sistem hidroponik, yang dibutuhkan bukan hamparan lahan luas, melainkan pengelolaan air dan nutrisi yang tepat serta terstandarisasi,” ujar Reza sembari ikut memanen melon bersama para petani milenial.
Ia menegaskan, konsep green house yang dikembangkan di Desa Karang Jaya tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga dikemas secara kreatif sebagai wisata edukasi yang terbuka bagi masyarakat umum.
“Green house melon ini kami rancang sebagai destinasi wisata edukatif. Pengunjung bisa melihat langsung proses budidaya, dari penanaman hingga panen, bahkan merasakan hasilnya. Ini pengalaman yang memberi nilai lebih,” jelasnya.
Menurut Reza, pendekatan pertanian yang dipadukan dengan sektor pariwisata menjadi strategi efektif untuk mendorong regenerasi petani serta memperkuat identitas Desa Karang Jaya sebagai desa wisata yang inovatif dan berdaya saing.
“Menarik minat generasi muda untuk bertani memang menjadi tantangan. Namun melalui konsep pertanian modern yang dekat dengan teknologi dan wisata, persepsi lama tentang bertani perlahan bisa berubah. Bertani adalah profesi masa depan yang menjanjikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Jaya Abdillah Zulkarnaen menilai panen melon tersebut sebagai tonggak awal pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayahnya.
“Kami berharap program ini terus berjalan dan berkembang. Ke depan, green house melon ini bisa menjadi ikon Desa Wisata Karang Jaya yang tidak hanya memperindah citra desa, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ungkap Abdillah.
Antusiasme warga dan pengunjung yang hadir semakin menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, petani milenial, serta pengembangan wisata desa mampu menciptakan ekosistem pertanian yang produktif, modern, dan bernilai ekonomi tinggi.
Panen melon Petani Milenial Karang Jaya hari itu bukan sekadar memetik hasil tanam, tetapi juga memanen harapantentang masa depan pertanian desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.***Red/Edi




























