Sinergi Perempuan dan Komunitas, Purwakarta Perkuat Kesehatan Ibu-Anak Lewat MBG
Pemerintahan    Selasa 03 Februari 2026    07:24:26 WIBPURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan anak melalui penguatan sinergi lintas sektor. Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis komunitas yang menjadi salah satu strategi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Komitmen ini terlihat dalam kunjungan kerja Menteri dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ke Kabupaten Purwakarta, Senin (2/2/2026). Kehadiran jajaran Kementerian PPPA disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., dalam sebuah diskusi tematik yang digelar di SMKN Tegalwaru, Purwakarta.
Diskusi bertajuk “Membangun Sinergi dalam Meningkatkan Kesehatan Perempuan dan Anak melalui Program Makan Bergizi Gratis Berbasis Komunitas” tersebut diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, kelompok masyarakat, hingga organisasi perempuan.
Menteri PPPA, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu pondasi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun demikian, keberhasilan program tersebut tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Dua pertiga penduduk Indonesia adalah perempuan dan anak. Artinya, perempuan memegang peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Menteri PPPA, merujuk pada Asta Cita Keempat Presiden Republik Indonesia.
Ia menekankan bahwa penguatan kesehatan perempuan dan anak harus menjadi prioritas bersama karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Melalui pendekatan MBG berbasis komunitas, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor utama dalam menggerakkan keluarga sehat serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., menyampaikan bahwa Pemkab Purwakarta telah lebih dahulu mengembangkan berbagai program yang sejalan dengan kebijakan nasional MBG. Salah satunya melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di setiap desa.
“Purwakarta memberdayakan Kelompok Wanita Tani melalui program Pekarangan Pangan Lestari. Kami juga fokus pada penguatan pangan keluarga dan kebun komunitas yang berperan sebagai pemasok bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara pemberdayaan perempuan, penguatan pangan lokal, dan peningkatan kesehatan perempuan serta anak menjadi kunci keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis di daerah. Pendekatan berbasis komunitas dinilai lebih efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung sebagai pelaku utama pembangunan.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif tersebut tidak hanya membahas kerja sama lintas sektor, tetapi juga menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam proses pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan cita-cita bersama: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas kesehatan perempuan dan anak di Kabupaten Purwakarta terus meningkat, sekaligus menjadikan Purwakarta sebagai salah satu contoh praktik baik penerapan Program Makan Bergizi Gratis berbasis komunitas bagi daerah lain di Indonesia.***M. Ags




























