Menjeda Rutinitas, Menyatukan Langkah: Pemkab Kuningan Tempa Kepemimpinan Pejabat Administrator
Pemerintahan    Sabtu 07 Februari 2026    03:28:16 WIBKUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Retret Pejabat Administrator (Eselon III.A) dengan mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Kebersamaan, serta Penguatan Karakter Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan”. Kegiatan tersebut dibuka pada Jumat (6/2/2026) di Ballroom Aria Kamuning, Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.
Pembukaan retret dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kuningan.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa retret menjadi ruang refleksi penting bagi para pejabat administrator di tengah dinamika dan tuntutan birokrasi yang semakin kompleks. Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai ruang jeda untuk keluar sejenak dari rutinitas kerja, guna membangun energi dan perspektif baru dalam melayani masyarakat.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai ruang jeda, ruang untuk keluar sejenak dari rutinitas. Ketika kita diberi kesempatan untuk keluar dari rutinitas, akan muncul energi baru dan energi positif untuk memberikan yang terbaik dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Bupati Dian.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas manajerial, penguatan integritas, serta sinergi antarperangkat daerah. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dituntut bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan nilai, karakter, dan orientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Retret tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, Wamendagri menekankan bahwa kekuatan birokrasi tidak terletak pada figur individual semata, melainkan pada soliditas kerja tim.
“Birokrasi sering dianalogikan membutuhkan sosok superman atau superwoman. Namun sejatinya, yang lebih kita butuhkan adalah super tim. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk super tim tersebut,” tegas Akhmad Wiyagus.
Lebih lanjut, Wamendagri menjelaskan bahwa retret merupakan instrumen strategis pemerintah dalam membangun keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Keselarasan ini dinilai krusial agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan, sekaligus memperkuat pemahaman aparatur daerah terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Retret ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan integritas pejabat administrator, sekaligus menjadi wadah untuk menyusun strategi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Retret yang diikuti oleh 80 pejabat administrator (Eselon III.A) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kuningan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu. Kegiatan dilaksanakan di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.
Melalui retret ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap dapat membangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, berintegritas, serta mampu bergerak bersama dalam satu irama pembangunan daerah.***Ading Permana




























