Dari Apel Bersih, Subang Menata Masa Depan Lingkungan
Pemerintahan    Sabtu 07 Februari 2026    00:21:17 WIBSUBANG -Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Apel Kebersihan Lingkungan Kabupaten Subang yang dipimpin langsung Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, didampingi Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi, Jumat (6/2/2026), di Halaman Kantor Bupati Subang.
Apel tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur kecamatan, Polres Subang, Kodim 0605 Subang, Yonif 312 Kala Hitam, Lanud R. Suryadi Suryadharma, pelajar SMA/SMK, pegiat lingkungan, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari taklimat Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tentang pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih di seluruh wilayah Kabupaten Subang.
Dalam arahannya, Kang Rey menegaskan bahwa apel kebersihan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan.
“Ini adalah komitmen nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey.
Ia menekankan bahwa kebersihan menjadi faktor kunci dalam pengembangan daerah, khususnya sektor pariwisata, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kang Rey juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Menurutnya, sampah tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu penyebab utama bencana banjir, khususnya di wilayah Subang Pantura.
“Persoalan sampah sudah mengkhawatirkan. Hampir seluruh TPA di Indonesia dalam kondisi over capacity. Di Kabupaten Subang, banjir juga disebabkan oleh sampah yang dibuang sembarangan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Kang Rey mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai investasi jangka panjang demi masa depan daerah.
“Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Ini adalah investasi, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan Subang yang lebih sehat dan tertata,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan agar gerakan kebersihan tidak berhenti pada momentum apel semata, melainkan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebersihan harus jadi budaya. Jangan hanya seremonial. Setiap hari, setiap OPD harus menjaga kebersihan minimal di lingkungan kerjanya masing-masing,” ujarnya.
Secara khusus, Kang Rey memberikan perhatian kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang agar menjadi teladan bagi OPD lainnya.
“Khusus DLH, tolong ditata betul. Kalau DLH-nya kotor, apalagi yang lain,” pungkas Kang Rey.
Melalui apel kebersihan ini, Pemerintah Kabupaten Subang berharap semangat kolektif menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi menuju terwujudnya Indonesia ASRI dari daerah.***Red Ahas




























