Duka di Bantargebang, Satu Korban Lagi Ditemukan di Tengah Longsoran Gunungan Sampah
Peristiwa    Selasa 10 Maret 2026    03:17:26 WIBKota Bekasi – Senja baru saja turun di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (9/3/2026), ketika tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban longsor gunungan sampah yang sempat tertimbun sejak peristiwa terjadi.
Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB di area selokan yang tertutup timbunan sampah, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
Dengan temuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa longsor di kawasan TPST Bantargebang kini menjadi enam orang. Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Baharai, mengatakan pencarian korban terus dilakukan dengan mempersempit area penyisiran karena sejumlah korban ditemukan di lokasi yang saling berdekatan.
“Siang tadi ditemukan satu orang, kemudian sore ini bertambah lagi satu korban dalam keadaan meninggal dunia,” kata Desiana kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, sebelumnya tim SAR mencatat ada empat orang yang dilaporkan hilang. Namun setelah dilakukan penelusuran, dua orang di antaranya ternyata sudah berada di rumah dalam keadaan selamat.
“Dari empat orang yang awalnya dalam pencarian, dua ternyata sudah di rumah. Jadi saat ini yang masih dalam pencarian tinggal satu orang lagi,” ujarnya.
Korban yang ditemukan pada sore hari itu berada di dekat selokan atau gorong-gorong yang tertutup material sampah. Tim SAR menemukan korban setelah alat berat ekskavator membongkar timbunan material di lokasi tersebut.
“Korban ditemukan di dekat selokan yang tertutup sampah. Saat ekskavator membuka material, terlihat ada korban di bawah timbunan tersebut dan langsung kami lakukan evakuasi,” jelasnya.
Proses identifikasi terhadap korban masih dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Polri Kramat Jati. Desiana juga mengungkapkan bahwa salah satu korban yang sebelumnya diduga berjenis kelamin laki-laki, setelah pemeriksaan di rumah sakit ternyata berjenis kelamin perempuan.
“Awalnya kami menduga laki-laki karena posisinya dekat truk, tapi setelah diidentifikasi di RS Polri sekitar pukul 16.00 WIB diketahui ternyata perempuan. Korban diketahui merupakan warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi,” katanya.***Samsudin




























