Habbina
23 Kasus Campak Muncul di Kota Sukabumi, Dinkes Ajak Warga Perkuat Imunisasi dan PHBS
0 Komentar 18 pembaca

23 Kasus Campak Muncul di Kota Sukabumi, Dinkes Ajak Warga Perkuat Imunisasi dan PHBS

Kesehatan

KOTA SUKABUMI – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mencatat sebanyak 23 kasus penyakit campak terjadi sejak akhir 2025 hingga Maret 2026. Temuan tersebut merupakan hasil pemantauan dan penyelidikan aktif yang dilakukan petugas kesehatan terhadap keluhan masyarakat yang menunjukkan gejala khas penyakit menular tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengatakan meski terdapat sejumlah kasus, kondisi tersebut belum mengharuskan pemerintah daerah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun demikian, berbagai langkah pencegahan tetap diperkuat guna menekan potensi penyebaran yang lebih luas.

“Kami terus melakukan pemantauan dan langkah pencegahan agar kasus tidak meningkat,” ujar Ida.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, menjelaskan bahwa selama periode pemantauan pihaknya menemukan 32 kasus suspek campak. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, sebanyak 23 kasus dinyatakan terkonfirmasi positif.

Ia mengungkapkan, secara nasional Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pengendalian penyakit campak. Bahkan, Indonesia tercatat berada di peringkat kedua tertinggi kasus campak setelah Yaman. Di Jawa Barat sendiri, terdapat sembilan daerah yang telah menetapkan status KLB.

“Namun alhamdulillah untuk Kota Sukabumi belum sampai ke tahap itu. Memang ada peningkatan kasus pada 2025, tetapi pada 2026 ini jumlahnya mulai melandai. Selain itu, hingga kini belum ada kasus kematian akibat campak di Kota Sukabumi,” jelas Denna saat diwawancarai pada 16 Maret 2026.

Untuk mencegah penyebaran penyakit, Dinkes mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah potensi kerumunan saat arus mudik Lebaran. Warga diminta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker di tempat ramai, serta menjaga jarak bila memungkinkan.

“Situasi mudik biasanya memicu peningkatan kerumunan. Karena itu masyarakat perlu tetap waspada, memakai masker, menjaga kebersihan, dan mengonsumsi makanan bergizi,” ujarnya.

Denna juga menekankan pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi anak, khususnya balita. Berdasarkan data Dinkes, cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Sukabumi pada 2025 telah mencapai 98,9 persen atau melampaui standar nasional.

Meski demikian, masih terdapat sekitar 1,1 persen anak balita yang belum mendapatkan imunisasi. Hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keputusan orang tua hingga kendala pelayanan imunisasi.

“Karena itu kami terus mengingatkan para orang tua untuk memastikan anaknya mendapatkan imunisasi lengkap,” katanya.

Selain imunisasi, Denna juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan asupan gizi anak serta menjaga kebersihan lingkungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya tahan tubuh sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular seperti campak di tengah masyarakat.***Dadan Sundana

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top