Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Lebih Responsif, Tekankan Pelayanan Humanis di Tengah Keterbatasan
Pemerintahan    Rabu 01 April 2026    20:13:52 WIBSukabumi - Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan pentingnya sikap responsif dan komunikatif dari seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam menjawab keluhan masyarakat, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Dinas PU Kabupaten Sukabumi, yang digelar di Pelataran Kantor DPU, Rabu (1/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati menyoroti meningkatnya kritik publik terhadap kondisi infrastruktur, yang kini banyak disampaikan melalui media sosial. Ia meminta aparatur PU tidak hanya bekerja di lapangan, tetapi juga aktif memberikan penjelasan yang akurat dan santun di ruang digital.
“Ketika ada kritik soal jalan, jelaskan kepada masyarakat sesuai perencanaan yang ada. PU tidak diam, proses perbaikan terus berjalan meski bertahap,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya ekspektasi masyarakat harus diimbangi dengan komunikasi yang terbuka dan edukatif, sehingga publik memahami kondisi riil di lapangan, termasuk keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah.
Bupati juga mengakui besarnya tekanan terhadap kinerja Dinas PU, mulai dari laporan masyarakat hingga sorotan media yang datang setiap hari. Meski demikian, ia meminta seluruh jajaran tetap fokus dan menjaga semangat pelayanan.
“Saya minta seluruh pegawai tetap kuat, diberikan kesehatan, dan terus bekerja optimal demi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan perbaikan jalan telah dilakukan selama Ramadan, meski hasilnya belum maksimal.
Ia mengungkapkan, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat percepatan pembangunan. Selain itu, kenaikan harga material konstruksi akibat dinamika geopolitik global turut berdampak pada tertundanya sejumlah proyek.
“Kami menghadapi kenaikan harga material yang signifikan, sehingga beberapa pekerjaan terpaksa ditunda. Ini situasi yang tidak bisa dihindari,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim berupa perlengkapan sekolah, serta pemberian kadeudeuh dari Bupati kepada pegawai Dinas PU yang memasuki masa purna bhakti.***Dadan Sundana
























