Habbina
Pedagang Pasar Jadi Pilar Ekonomi Rakyat, Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi dengan APPSI
0 Komentar 132 pembaca

Pedagang Pasar Jadi Pilar Ekonomi Rakyat, Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi dengan APPSI

Pemerintahan

BEKASI – Di tengah pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan modern dan derasnya arus transformasi digital, keberadaan pasar rakyat tetap menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat. Kesadaran itulah yang kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui komitmennya untuk memperkuat sektor perdagangan rakyat sebagai salah satu fondasi utama pembangunan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Bekasi periode 2026–2031 yang berlangsung di Le Premier Deltamas, Cikarang Pusat, Senin (22/6/2026).
Dalam sambutannya, Endin menegaskan bahwa pasar rakyat memiliki peran yang jauh lebih besar dibanding sekadar tempat berlangsungnya aktivitas jual beli. Pasar, menurutnya, merupakan ruang kehidupan ekonomi masyarakat yang menjadi sumber penghasilan ribuan keluarga sekaligus cerminan bergeraknya aktivitas ekonomi di suatu daerah.
“Pasar rakyat adalah salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang harus terus dijaga dan diperkuat. Di sana ada aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pedagang, pemasok, hingga konsumen. Pasar menjadi tempat masyarakat menggantungkan penghidupan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan pedagang pasar selama ini telah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Ketika berbagai tantangan ekonomi muncul, sektor perdagangan rakyat terbukti tetap mampu bertahan dan menjadi penopang kebutuhan sehari-hari warga.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi memandang perlu adanya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi pedagang, termasuk APPSI, agar pasar rakyat mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan fungsi sosialnya.
Menurut Endin, tantangan yang dihadapi pasar rakyat saat ini semakin kompleks. Selain harus bersaing dengan pasar modern, para pedagang juga dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi dan pola belanja masyarakat yang terus berubah. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas pedagang menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
“Transformasi perdagangan saat ini berjalan sangat cepat. Pasar rakyat harus mampu beradaptasi agar tetap menjadi pilihan masyarakat. Di sinilah pentingnya peran APPSI sebagai wadah yang memperkuat kapasitas pedagang dan menjadi mitra strategis pemerintah,” katanya.
Ia menilai APPSI memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara pedagang dan pemerintah daerah. Melalui organisasi tersebut, berbagai aspirasi, kebutuhan, maupun tantangan yang dihadapi pedagang dapat disampaikan secara lebih terstruktur sehingga solusi yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran.
Selain itu, APPSI juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan pasar, memperkuat daya saing pedagang, serta menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat dan produktif.
Dalam kesempatan tersebut, Endin turut mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD APPSI Kabupaten Bekasi yang baru dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan pedagang pasar.
“Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa APPSI Kabupaten Bekasi semakin solid, semakin maju, dan mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun sektor perdagangan rakyat yang lebih kuat dan berdaya saing,” ungkapnya.
Musyawarah Daerah dan pelantikan pengurus APPSI tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan visi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor perdagangan ke depan. Dengan sinergi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha pasar, diharapkan pasar rakyat di Kabupaten Bekasi dapat terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Di tengah berbagai perubahan yang terjadi, pasar rakyat tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mempertemukan beragam lapisan masyarakat. Karena itu, upaya memperkuat pasar rakyat sejatinya merupakan langkah menjaga denyut ekonomi kerakyatan agar terus hidup dan tumbuh bersama kemajuan Kabupaten Bekasi.***Red-Sam

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top