Habbina
Gunung Rahayu Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Baru Purwakarta yang Menjanjikan Keindahan Alam dan Harapan Ekonomi Warga
0 Komentar 136 pembaca

Gunung Rahayu Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Baru Purwakarta yang Menjanjikan Keindahan Alam dan Harapan Ekonomi Warga

Wisata

PURWAKARTA – Hamparan perbukitan hijau, udara pegunungan yang sejuk, serta panorama alam yang memanjakan mata kini menjadi daya tarik baru di Kabupaten Purwakarta. Pemerintah Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, bersama STIE Wikara, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, serta Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (FK Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta resmi membuka Objek Wisata Gunung Rahayu, Sabtu (25/7/2026).
Berada di ketinggian sekitar 1.147 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Rahayu menawarkan pengalaman wisata alam yang memadukan keindahan lanskap pegunungan dengan suasana yang tenang dan menyegarkan. Destinasi ini digadang-gadang menjadi salah satu pilihan favorit bagi para pencinta alam, pegiat fotografi, hingga wisatawan yang ingin melepas penat dari kesibukan perkotaan.
Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati bentangan perbukitan, lembah hijau yang masih alami, serta langit biru yang menghadirkan ketenangan. Jalur pendakiannya pun dinilai cukup bersahabat sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk wisatawan pemula.
Kepala Desa Bojong Timur, Dedi Junaedi, mengatakan kehadiran Gunung Rahayu bukan sekadar menghadirkan objek wisata baru, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui sektor pariwisata.
"Perjalanan menuju puncak tidak begitu ekstrem dan justru memberikan pengalaman yang menyenangkan. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan perkebunan, persawahan, serta udara pegunungan yang segar sehingga menjadi daya tarik tersendiri," ujar Dedi.
Menurutnya, pengembangan destinasi wisata ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengelolaan kawasan wisata juga akan diprioritaskan melibatkan warga Desa Bojong Timur agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat.
Dedi menambahkan, pemerintah desa bersama Pokdarwis dan Disporaparbud Kabupaten Purwakarta akan terus melakukan pembenahan berbagai fasilitas pendukung, termasuk jalur pendakian, demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Ia juga mengingatkan seluruh pengunjung agar menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi aturan pendakian, serta menghormati adat istiadat masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Gunung Rahayu.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Dodi Samsul Bahri, menyampaikan apresiasi atas lahirnya destinasi wisata alam baru tersebut. Menurutnya, Gunung Rahayu akan semakin memperkaya pilihan wisata di Purwakarta yang selama ini dikenal memiliki potensi alam yang beragam.
"Kehadiran Gunung Rahayu menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Purwakarta. Destinasi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperkuat citra Purwakarta sebagai daerah tujuan wisata alam," katanya.
Dodi menilai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan diyakini akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada akhirnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi lokal.
Senada dengan itu, Ketua FK Pokdarwis Kabupaten Purwakarta, Anis Kusmiati, menyebut kehadiran Gunung Rahayu menjadi langkah positif dalam memperluas pilihan destinasi wisata berbasis alam di Purwakarta.
Ia menilai tren kunjungan wisata ke Purwakarta terus mengalami peningkatan sehingga membutuhkan destinasi-destinasi baru yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Menurut Anis, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat.
"Pariwisata tidak bisa berkembang jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder agar tercipta ekosistem pariwisata yang kuat, berkelanjutan, dan semakin menarik bagi wisatawan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan harus diiringi dengan kualitas pelayanan yang semakin baik. Kebersihan kawasan, keramahan masyarakat, serta kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar wisatawan memperoleh pengalaman terbaik dan terdorong untuk kembali berkunjung.
Dengan diresmikannya Gunung Rahayu, Purwakarta kembali menambah daftar destinasi wisata alam yang tidak hanya menyuguhkan pesona keindahan pegunungan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.***Red-Ags

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top