Habbina
Dony Ahmad Munir Dorong Lahirnya Batik Khas Sumedang yang Angkat Sejarah dan Budaya Lokal
0 Komentar 105 pembaca

Dony Ahmad Munir Dorong Lahirnya Batik Khas Sumedang yang Angkat Sejarah dan Budaya Lokal

Pemerintahan

SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong lahirnya motif batik khas daerah yang mampu merepresentasikan kekayaan sejarah, budaya, alam, dan kearifan lokal. Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mengangkat batik Sumedang ke tingkat nasional hingga internasional.
Komitmen itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka Sumedang Ngabatik 2026 di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Senin (10/8/2026). Menurutnya, Sumedang memiliki sumber inspirasi yang melimpah untuk melahirkan motif batik yang orisinal dan sarat makna.
Beragam ikon daerah, seperti sejarah Kerajaan Sumedang Larang, Mahkota Binokasih, Kuda Renggong, Lingga, Hanjuang, Gunung Tampomas, Waduk Jatigede, hingga kekayaan seni dan budaya Sunda, dinilai layak diabadikan dalam karya batik yang mencerminkan karakter khas Sumedang.
“Sumedang punya banyak sekali sumber inspirasi. Tinggal bagaimana semua kekayaan itu kita tuangkan menjadi sebuah karya batik yang indah, orisinal, memiliki filosofi, dan benar-benar mencerminkan karakter Sumedang,” ujar Dony.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Sumedang Ngabatik 2026, termasuk Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Galih Dimuntur Kartasasmita, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Dony, kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.
Dony menilai konsep Sumedang Ngabatik 2026 telah dirancang secara menyeluruh, mulai dari proses penciptaan desain, pembinaan, hingga pemasaran hasil karya. Dengan pendekatan tersebut, batik Sumedang diharapkan tidak berhenti sebagai hasil kompetisi, tetapi berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi.
“Kegiatan ini luar biasa, sistematis dari hulu sampai hilir. Mulai dari desain, kemudian nanti akan ikut dipasarkan, sehingga batik Sumedang bisa mendunia,” katanya.
Melalui ajang tersebut, Pemkab Sumedang berharap lahir motif-motif batik baru yang tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga mampu tampil dalam berbagai pameran dan agenda nasional. Dengan demikian, batik Sumedang diharapkan semakin dikenal masyarakat Indonesia dan memiliki daya saing di pasar internasional.***Red-Cece Ruhiyat

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top