1.517 Lulusan UNSIKA Siap Mengabdi, Rektor Titip Tujuh Bekal Menapaki Kehidupan
Pendidikan    Selasa 11 Agustus 2026    11:09:53 WIB
Rinciannya meliputi Fakultas Hukum sebanyak 154 lulusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 207 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 127 lulusan, Fakultas Pertanian 38 lulusan, Fakultas Agama Islam 229 lulusan, Fakultas Teknik 234 lulusan, Fakultas Ilmu Komputer 155 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 252 lulusan, serta Fakultas Ilmu Kesehatan sebanyak 121 lulusan.Rektor UNSIKA Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar akademik bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat."Iimu yang diperoleh di UNSIKA diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat, daerah, dan bangsa," ujarnya di hadapan para wisudawan dan keluarga yang memenuhi aula.Dalam pesannya, Rektor menitipkan tujuh bekal kehidupan kepada para lulusan. Ketujuh nilai tersebut adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada orang tua, memperbanyak doa, gemar bersedekah, terus memperluas ilmu pengetahuan, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta mampu menikmati setiap proses kehidupan.Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari karakter, integritas, dan kepeduliannya terhadap sesama.Pada kesempatan yang sama, Rektor juga memaparkan perkembangan UNSIKA yang terus menunjukkan kemajuan sebagai perguruan tinggi negeri di wilayah Karawang. Saat ini, UNSIKA memiliki sembilan fakultas dengan 41 program studi yang terdiri atas tiga program Diploma III, 30 program sarjana, satu program profesi, dan tujuh program magister.Dari sisi kualitas sumber daya manusia, UNSIKA kini diperkuat oleh lima guru besar, 35 lektor kepala, 358 lektor, 143 asisten ahli, serta 104 tenaga pengajar. Kampus juga tengah mengajukan empat calon guru besar dan sepuluh calon lektor kepala ke kementerian sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik.Rektor menjelaskan, UNSIKA saat ini memiliki 181 dosen bergelar doktor dan 465 dosen bergelar magister. Selain itu, terdapat 93 dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral. Dalam satu tahun terakhir, sejumlah dosen berhasil menyelesaikan studi doktor dari berbagai perguruan tinggi ternama, baik di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Taiwan dan Amerika Serikat.Kemajuan UNSIKA juga tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut. Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026, UNSIKA membuka enam jalur seleksi, yakni SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, jalur mandiri berbasis prestasi olahraga, seni, budaya, dan keagamaan, serta Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Barat.Dari total 35.570 pendaftar, hanya 4.023 calon mahasiswa yang berhasil diterima. Tingginya angka persaingan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNSIKA sebagai salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Karawang dan kawasan Jawa Barat.Di bidang pengembangan kampus, UNSIKA juga terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan. Sepanjang 2025, kampus telah membangun Gedung Serbaguna, Gedung Student Center, ruang kelas kabin sementara, serta memperkuat sistem informasi akademik dan keuangan.Ke depan, pembangunan akan terus berlanjut melalui penyediaan lapangan sepak bola dan berbagai fasilitas olahraga lainnya yang diharapkan mampu mendukung aktivitas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat dan produktif.Menutup sambutannya, Rektor kembali mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia berharap setiap lulusan mampu menjaga nama baik almamater, terus belajar menghadapi perubahan zaman, dan menjadi pribadi yang membawa manfaat di mana pun mereka berkarya.Wisuda Agustus 2026 pun menjadi penanda lahirnya 1.517 lulusan baru yang diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah dan bangsa melalui ilmu pengetahuan, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.***Red-Emn























