Habbina
Karawang Dorong Pojok Baca Hadir di Kafe hingga Rumah Makan
0 Komentar 142 pembaca
Keterangan Poto: Ilustrasi

Karawang Dorong Pojok Baca Hadir di Kafe hingga Rumah Makan

Daerah

KARAWANG – Upaya membangun budaya membaca di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tak lagi hanya mengandalkan gedung perpustakaan. Pemerintah daerah mulai mendorong agar akses bacaan hadir lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Salah satu gagasan yang tengah diwacanakan adalah menghadirkan pojok baca di berbagai ruang publik, termasuk kafe dan rumah makan yang banyak menjadi tempat berkumpul masyarakat, khususnya kalangan anak muda.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang, Ridwan Salam, mengatakan perluasan akses literasi menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun kebiasaan membaca di tengah masyarakat.
Menurut dia, setiap desa idealnya memiliki lokus literasi atau setidaknya pojok baca yang mudah diakses warga. Konsep serupa juga diharapkan dapat diterapkan di ruang-ruang publik.
“Semua desa diwajibkan punya lokus pojok baca minimalnya. Nah, termasuk yang di public space, saya sih berharap semua kafe, semua rumah makan,” kata Ridwan kepada awak media Kamis (27/8/2026).
Ridwan menilai, budaya membaca tidak harus tumbuh di ruang yang secara khusus dibangun sebagai perpustakaan. Tempat-tempat yang sudah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat justru dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan buku dan bahan bacaan kepada warga.
Namun, ia mengakui gagasan tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut, terutama mengenai mekanisme pengendalian, koordinasi, pengawasan, hingga pembagian peran antarorganisasi perangkat daerah.
“Secara teknis nanti pengendaliannya, koordinasinya, pengawasannya kan ada di dinasnya. Itu yang belum kita bicarakan secara teknis,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menyediakan buku, Ridwan menilai tantangan terbesar gerakan literasi adalah menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk membaca.
Sebab, perkembangan teknologi telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Membaca kini tidak hanya dilakukan melalui buku fisik, tetapi juga melalui berbagai bahan bacaan digital seperti e-book.
“Tidak cukup dengan kita menyiapkan sarananya. Tapi ketertarikan orang baca ini kan juga terbatas. Nah, seperti apa teknisnya yang membangun mindset budaya baca itu,” tuturnya.
Ridwan mencontohkan budaya membaca di Jepang yang telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Membaca dapat dilakukan sambil menunggu kereta, berada di stasiun, maupun ketika mengisi waktu luang.
Menurutnya, pola semacam itu dapat menjadi inspirasi agar aktivitas membaca di Karawang tidak selalu identik dengan kunjungan ke perpustakaan.
Karena itu, pemerintah daerah ingin membawa gerakan literasi lebih dekat dengan ruang kehidupan masyarakat, mulai dari desa, tempat nongkrong, kafe, rumah makan hingga ruang publik lainnya.
Di sisi lain, penguatan budaya baca juga membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, komunitas dan sektor swasta.
Dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kata Ridwan, dapat diarahkan untuk mengembangkan kampung baca maupun memperkuat layanan perpustakaan keliling.
“Dengan CSR kita bisa dorong kampung baca, bisa. Terus misalnya perpustakaan keliling, ada yang dilakukan itu,” katanya.
Pemkab Karawang juga tengah menyiapkan penguatan gerakan literasi melalui tim penggerak literasi. Tim tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan lebih banyak pihak dalam membangun kebiasaan membaca masyarakat.
Pada akhirnya, gerakan literasi di Karawang diharapkan tidak berhenti pada penyediaan fasilitas. Buku dan bahan bacaan diharapkan hadir di tempat-tempat yang dekat dengan kehidupan warga, sehingga membaca perlahan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesekali.***Red-Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule, Suryana SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top