Lulus Bukan Akhir, Bupati Sukabumi Ajak Wisudawan Universitas Nusa Putra Amalkan Ilmu di Masyarakat
Pendidikan    Sabtu 05 September 2026    12:21:09 WIBSUKABUMI - Mengenakan toga dan menyandang gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Justru, momen wisuda menjadi awal bagi para lulusan untuk mengamalkan ilmu sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat menghadiri Wisuda ke-16 Program Magister dan Sarjana Universitas Nusa Putra Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Anton Soedjarwo, Jalan Bhayangkara Nomor 166, Sukabumi, Sabtu (5/9/2026).
Di hadapan para wisudawan dan wisudawati, Asep Japar mengingatkan bahwa gelar akademik yang diraih setelah melalui perjalanan panjang bukan sekadar simbol keberhasilan pribadi.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus dibawa keluar dari ruang-ruang akademik dan dihadirkan dalam kehidupan masyarakat.
"Jadilah agen perubahan yang menjunjung tinggi etika, moral, dan integritas. Berikan kontribusi nyata untuk masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sukabumi," ujar Asep.
Ia juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menerima ijazah. Perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat menuntut setiap individu untuk terus mengasah kemampuan, beradaptasi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan baru.
Bagi Asep, keberhasilan para wisudawan juga tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua dan keluarga. Di balik toga yang dikenakan hari itu, terdapat dukungan, doa, serta pengorbanan keluarga yang menemani perjalanan pendidikan selama bertahun-tahun.
Karena itu, ia mengajak para lulusan untuk tidak melupakan keluarga yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.
"Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Amalkan ilmu yang telah diperoleh dan teruslah mengembangkan diri melalui proses belajar sepanjang hayat," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Putra, Assoc. Prof. Dr. H. Kurniawan, S.T., M.Si., M.M., mengatakan wisuda merupakan salah satu momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa.
Namun, menurutnya, keberhasilan meraih gelar akademik tidak hanya berbicara tentang capaian pribadi. Ada orang tua dan keluarga yang memiliki peran besar di balik keberhasilan tersebut.
Kurniawan pun mengingatkan para lulusan agar tetap membawa nilai-nilai Trilogi Nusa Putra dalam kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan. Nilai tersebut, kata dia, salah satunya tercermin melalui semangat cinta kasih kepada Tuhan, keluarga, dan sesama manusia.
Ia juga menitipkan pesan sederhana namun penuh makna kepada para wisudawan.
"Setelah selesai wisuda ini, saya berharap adik-adik bersimpuh kepada kedua orang tua dan keluarga. Dukungan utama adalah dukungan keluarga," pungkasnya.
Wisuda akhirnya bukan sekadar seremoni pelepasan. Di balik toga, ijazah, dan gelar yang diraih, tersimpan tanggung jawab baru: menjadikan ilmu sebagai bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.***Red-Dadan Sundana























