Habbina
Petani Karawang Datang ke BPN, Meminta Negara Mendengar Perjuangan atas Tanah
0 Komentar 202 pembaca

Petani Karawang Datang ke BPN, Meminta Negara Mendengar Perjuangan atas Tanah

Pemerintahan

KARAWANG – Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Petani Karawang (Sepetak) bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mendatangi Kantor ATR/BPN Karawang, Selasa (8/9/2026).
Kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan aspirasi. Para petani membawa keresahan tentang tanah yang selama ini menjadi ruang hidup sekaligus sumber penghidupan mereka.
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kantor ATR/BPN Karawang mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Mereka menilai regulasi tersebut penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan terhadap masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan konflik agraria.
Di tengah aksi, massa juga mengecam pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang sebelumnya mempertanyakan perjuangan rakyat atas tanah serta menyebut klaim Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) sebagai klaim sepihak.
Bagi para petani, persoalan tanah di Karawang tidak bisa dilihat hanya dari sisi administrasi atau klaim kepemilikan. Mereka menilai konflik agraria yang berlangsung selama puluhan tahun memiliki akar persoalan yang jauh lebih kompleks.
Tuntutan atas tanah permukiman dan lahan garapan, menurut mereka, merupakan bagian dari upaya mempertahankan ruang hidup yang telah dikelola masyarakat secara turun-temurun.
Persoalan lain yang turut disuarakan adalah status sejumlah lahan garapan yang diklaim masuk kawasan Perhutani.
Petani meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai batas kawasan hutan melalui proses penataan batas yang transparan. Kejelasan tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian atas lahan yang selama ini mereka tempati dan garap.
“Masih terdapat persoalan terkait kejelasan batas kawasan hutan. Kami meminta pemerintah melakukan penataan batas secara transparan,” ujar salah satu orator dalam aksi.
Tak hanya persoalan lahan pertanian, petani tambak dari wilayah Karawang Utara juga menyampaikan penolakan terhadap program revitalisasi yang masuk melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN).
Mereka khawatir program tersebut justru menggeser lahan produktif yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Massa menilai pembangunan semestinya tidak mengorbankan ruang hidup warga dan hanya menguntungkan kepentingan korporasi.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Setelah beberapa waktu menyampaikan aspirasi di depan kantor ATR/BPN Karawang, sekitar pukul 10.45 WIB perwakilan massa diterima masuk untuk mengikuti mediasi.
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Kepala ATR/BPN Karawang.
Bagi para petani, pertemuan itu menjadi ruang untuk memastikan suara mereka tidak berhenti sebagai orasi di depan pagar kantor pemerintah. Mereka berharap persoalan tanah yang telah berlangsung lama dapat ditangani secara terbuka dan menghadirkan kepastian bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari lahan yang mereka kelola.***Red-Emn

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, KARAWANG-Emin Sule, Suryana, Dede Mulyadi. SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim, Yayan Maulana. JAKARTA: Bambang EP.  Sahidin Bagus Irianto BEKASI: Samsudin, M. Subekti. BOGOR:  Abdullah, Jajang Suhendi DEPOK: Rani Oktaviani, Dwi Sapitri. BANTEN: Jajat. Karna Wijaya. BANDUNG: Ayi Herlambang, Danang Ari Wibowo. CIMAHI: Adre Sutisna, Lukman Jaelani. LEBAK: Elsa Fitria, Casim Mustopa. BANTEN: Jajat Munajat, Hendro Mulyanto. INDRAMAYU: Fikri Rianto, Dadang Hidayat. CIREBON: Bagustian, Ade Firmansyah. KUNINGAN: Ading Permana, Susanto. MAJALENGKA. Abah Ojo, Abdul Wahab. SUMEDANG: Cece Ruhiyat, Santi Mulyani. TASIKMALAYA: Baden, Karna Mulyana. CIAMIS: Aam Amira, Deden Supriadi. PANGANDARAN: Doni Saputra, Nana Suryana. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana, Nilan Abdul Hadi, GARUT: Sopiyan, Nani Wijaya. CIANJUR: Dede Ruhyana, Amir Mahmud. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan, Winarto. TANGGERANG: Reza Andika, Irma Yulianti. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

 

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 

 

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top