Menyiapkan Masa Depan Anak Muda Sukabumi, SMK PASIM Perkuat Jembatan dari Sekolah ke Dunia Kerja
Pendidikan    Sabtu 17 Januari 2026    22:31:52 WIBKota Sukabumi – Upaya menyiapkan generasi muda yang siap kerja dan berdaya saing global terus diperkuat. Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor melakukan kunjungan kerja ke SMK PASIM, Kota Sukabumi, Sabtu (17/1/2026), sekaligus meresmikan PASIM Training Center sebagai pusat pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi serta Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Abdullah Qiqi Asmara. Hadir pula Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Pembina Yayasan PASIM Rinalwan Buchori, Ketua Yayasan PASIM Wati Purnaningrum, serta Rektor Universitas Nasional PASIM Prof. Armai Arief.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan PASIM yang dinilai konsisten mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kota Sukabumi, kata dia, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program PASIM, termasuk pengembangan Migrant Center, sebagai bagian dari strategi menekan angka pengangguran terbuka.
“Kota Sukabumi memiliki keterbatasan dalam penyediaan lapangan kerja di sektor industri. Oleh karena itu, penyiapan pekerja migran yang terlatih, kompeten, dan terlindungi menjadi salah satu solusi nyata untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Ayep Zaki dalam sambutannya.
Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda dalam menghadapi bonus demografi. Menurutnya, tantangan tersebut hanya dapat dijawab dengan peningkatan kualitas keterampilan, mental kerja, dan daya saing tenaga kerja.
Ia menilai PASIM memiliki kredibilitas dan kreativitas tinggi sebagai lembaga pendidikan yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja. “PASIM kami lihat memiliki komitmen kuat untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional,” kata Afriansyah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Ketenagakerjaan, dan lembaga pendidikan menjadi kunci agar program pelatihan dan penempatan tenaga kerja dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tentunya kami memberikan support kepada Yayasan Pendidikan PASIM agar dapat mengembangkan dunia pendidikan menjadi dunia kerja, sehingga anak-anak kita yang telah menempuh pendidikan bisa ditempatkan bekerja, termasuk di luar negeri, secara aman dan profesional,” ujarnya usai peresmian.
Melalui kehadiran PASIM Training Center dan penguatan kolaborasi lintas sektor, Kota Sukabumi diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang produktif, mandiri, dan menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional.***Dadan Sundana




























