Wapres Gibran Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bekasi, Pastikan Warga Srimukti Terlindungi
Peristiwa    Senin 19 Januari 2026    16:14:53 WIBBEKASI - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung meninjau lokasi banjir terparah di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2026). Kunjungan ini menjadi wujud kehadiran negara di tengah warga yang terdampak bencana akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi, kunjungan Wapres merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat, sigap, dan nyata dalam melindungi keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
Saat berada di lokasi pengungsian, Wapres Gibran menegaskan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait agar tidak hanya memantau dari balik meja, tetapi hadir langsung di lapangan untuk mendampingi warga.

“Bapak, Ibu ya, ini pimpinan-pimpinan yang di sini harus turun ke lokasi semua,” tegas Wapres di hadapan para pejabat daerah.
Menurutnya, penanganan banjir tidak boleh berhenti pada respons darurat semata. Pemerintah, kata Wapres, harus memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak—mulai dari pangan, air bersih, hingga layanan kesehatan—serta menyiapkan langkah jangka panjang guna mencegah banjir kembali terulang.
“Terkait sungai tadi, ke depan perlu ada normalisasi. Ini tentu akan kita koordinasikan,” ujarnya.
Wapres juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap kelompok ini harus menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.
“Kelompok rentan ini harus diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari terpenuhi, layanan kesehatan tersedia 24 jam. Kebutuhan seperti air bersih, makanan, hingga pakaian bersih untuk anak-anak segera kita penuhi,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya memberi dukungan moral bagi warga terdampak, tetapi juga mempercepat penanganan banjir secara menyeluruh, sekaligus menjadi pengingat bahwa negara hadir dan bekerja di saat rakyat menghadapi kesulitan.***Samsudin




























