Habbina
Jawa Barat di Puncak Investasi Nasional, Harapan Baru bagi Lapangan Kerja Warga
0 Komentar 180 pembaca

Jawa Barat di Puncak Investasi Nasional, Harapan Baru bagi Lapangan Kerja Warga

Nasional

Jawa Barat kembali mencuri perhatian nasional. Di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini justru tampil sebagai motor utama investasi nasional.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan kabar membanggakan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (20/1/2026). Dalam video yang disampaikan dengan gaya santai namun penuh keyakinan, Dedi menyebut Jawa Barat resmi menempati peringkat pertama realisasi investasi tertinggi di Indonesia sepanjang 2025.

“Selamat pagi kepada seluruh warga Jawa Barat di mana pun berada. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ketua RT, RW, kepala dusun, kepala desa, kuwu, lurah, jaro, camat, bupati dan wali kota, hingga jajaran Badan Penanaman Modal. Terima kasih telah menjaga investasi di Jawa Barat,” ujar Dedi.

Apresiasi itu bukan tanpa dasar. Sepanjang 2025, total realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp 296,8 triliun, atau setara 15,4 persen dari total investasi nasional. Capaian tersebut menempatkan Jawa Barat di atas DKI Jakarta yang selama ini dikenal sebagai episentrum ekonomi Indonesia.

Tak hanya unggul secara total, Jawa Barat juga mencatat prestasi signifikan pada sektor Penanaman Modal Asing (PMA). Provinsi ini menjadi tujuan utama investor asing dengan nilai investasi mencapai USD 9,2 miliar atau 16,3 persen dari total PMA nasional. Angka itu melampaui DKI Jakarta yang berada di peringkat ketiga dengan USD 6,0 miliar atau 10,6 persen.

Sementara pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Jawa Barat berada di posisi kedua nasional dengan nilai Rp 148,8 triliun atau 14,5 persen. Adapun peringkat pertama masih ditempati DKI Jakarta dengan realisasi PMDN sebesar Rp 176,3 triliun atau 17,0 persen.

Meski demikian, dominasi Jawa Barat pada sektor investasi dinilai sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di daerah tersebut, baik dari dalam maupun luar negeri.

Bagi Dedi Mulyadi, investasi bukan semata soal angka dan peringkat. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja.

“Mudah-mudahan seluruh rangkaian ini melahirkan kesempatan kerja yang terbuka, sehingga masyarakat Jawa Barat bisa bekerja dan tidak menjadi pengangguran di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Capaian ini pun menjadi harapan baru bagi jutaan warga Jawa Barat: bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dapat berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat. Jika investasi terus terjaga dan dikelola dengan baik, Jawa Barat berpeluang tidak hanya menjadi tujuan modal, tetapi juga rumah bagi masa depan kerja yang lebih layak bagi warganya.***Red

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top