Sinergi Demi Demokrasi Berkualitas, Wali Kota Sukabumi Sambangi KPU RI
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    01:36:18 WIBKota Sukabumi – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi Imam Sutrisno melakukan pertemuan dengan Ketua KPU RI Mochammad Afifudin di Kantor KPU RI, Jakarta, (21/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis untuk membahas arah kebijakan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Sukabumi. Ia menilai proses demokrasi yang berjalan kondusif telah memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan keberlanjutan pemerintahan daerah.
“Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Ketua KPU RI dan mendapatkan berbagai arahan terkait kerja-kerja KPU ke depan. Saya juga menyampaikan terima kasih karena pelaksanaan Pilkada dan Pileg di Kota Sukabumi berjalan dengan baik, aman, dan tertib,” ujar Ayep Zaki usai pertemuan.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Sukabumi Imam Sutrisno menegaskan bahwa menjaga kualitas demokrasi tidak dapat dibebankan hanya kepada penyelenggara pemilu semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.
“Titik tekan pembahasan hari ini adalah pentingnya kolaborasi kelembagaan untuk terus mengupayakan pembangunan kualitas demokrasi di Kota Sukabumi. Harapannya, demokrasi yang kita bangun benar-benar membawa kemaslahatan dan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” ungkap Imam.
Ke depan, pemerintah daerah bersama KPU menargetkan peningkatan partisipasi pemilih hingga melampaui angka 80 persen. Upaya tersebut dinilai sebagai salah satu indikator penting dalam memperkuat legitimasi demokrasi sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam proses politik.
Pertemuan ini menjadi penegasan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu untuk terus menjaga integritas demokrasi, sekaligus memastikan bahwa setiap proses politik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.***Dadan Sundana




























