Ngabret untuk Subang Leucir: Energi Muda Menggerakkan Pelayanan Publik
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    03:18:59 WIBSUBANG -Kabupaten Subang perlahan menampilkan wajah baru. Jalan-jalan yang kian mulus, respons cepat terhadap aduan warga, hingga aparatur yang lebih sigap dan energik menjadi potret perubahan yang kini dirasakan masyarakat. Di balik transformasi tersebut, hadir kepemimpinan muda yang membawa semangat percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih manusiawi.
Di bawah kepemimpinan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, Kabupaten Subang diarahkan menjadi daerah yang indah, nyaman, tertib, maju, dan berkembang. Bupati berusia 29 tahun itu menghadirkan gaya kepemimpinan yang dinamis melalui slogan “Ngabret”, sebuah semangat untuk bergerak cepat, responsif, dan adaptif dalam melayani masyarakat.
“Saya berkomitmen bahwa pelayanan publik di Kabupaten Subang harus berjalan maksimal, cepat, ramah, dan adaptif untuk mempermudah masyarakat,” ujar Reynaldy belum lama ini.
Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang kini mengemban amanah sebagai Bupati Subang periode 2025–2030 tersebut menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan publik adalah percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
Program “Subang Leucir” menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab keluhan klasik warga terkait kondisi jalan. Tercatat, sebanyak 182 kilometer ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Subang tengah dan telah dilakukan perbaikan secara bertahap.
“Subang leucir, ada 182 kilometer ruas jalan yang sedang diperbaiki,” kata Reynaldy.
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aplikasi pengaduan “Lapor Kang Rey”, warga dapat dengan mudah menyampaikan keluhan, saran, aduan, hingga informasi penting terkait pelayanan publik dan permasalahan di lingkungan sekitar.
Aplikasi berbasis media sosial tersebut menjadi jembatan interaksi langsung antara masyarakat dan pemerintah daerah. Setiap laporan yang masuk ditindaklanjuti secara cepat oleh perangkat daerah terkait, sejalan dengan semangat Ngabret yang diusung kepemimpinan Reynaldy.
Langkah-langkah tersebut menegaskan bahwa pembangunan di Subang tidak hanya berorientasi pada proyek, tetapi juga pada kepercayaan publik. Dengan kepemimpinan muda, pendekatan digital, dan komitmen pelayanan yang kuat, Kabupaten Subang terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, responsif, dan berpihak pada masyarakat.
Perubahan itu kini mulai terasa. Subang tak hanya bergerak maju, tetapi juga bergerak bersama warganya.***Red/Ah




























