PMI Kuningan: Saat Pembangunan Diuji oleh Kepedulian terhadap Sesama
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    02:50:03 WIBKUNINGAN - Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan bahwa esensi pembangunan sejatinya tidak berhenti pada pembangunan fisik maupun capaian statistik semata, melainkan pada sejauh mana nilai-nilai kemanusiaan mampu dihadirkan dan dirasakan oleh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Rabu (21/1/2026), di Aula PMI Kabupaten Kuningan.
Sebagai Pelindung PMI Kabupaten Kuningan, Bupati menempatkan PMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjembatani berbagai celah sosial yang kerap muncul seiring dinamika pembangunan.
“PMI adalah bagian dari ikhtiar memuliakan manusia. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah nilai pembangunan diuji,” ujar Dian Rachmat Yanuar dalam arahannya.
Bupati mendorong PMI Kabupaten Kuningan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan transformasi digital. Menurutnya, digitalisasi akan memperkuat peran PMI agar tidak hanya bersifat reaktif, tetapi mampu bekerja lebih proaktif, terutama dalam pemetaan kebutuhan darah serta potensi kebencanaan di daerah.
Selain itu, peningkatan kapasitas relawan juga menjadi perhatian utama. Bupati menilai profesionalisme dan responsivitas relawan merupakan kunci agar pelayanan kemanusiaan dapat berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan kepada PMI, termasuk membuka peluang penguatan fasilitas penunjang pelayanan darah demi kepentingan masyarakat luas.
Mukerkab PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 dihadiri Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan Drs. Apang Suparman, M.Si, jajaran Dewan Kehormatan PMI di antaranya Drs. H. Yayan Sofyan, M.M., Yosep Kushendar, serta Nana Sukmana, S.Sos., M.Si, pengurus PMI kabupaten, ketua PMI kecamatan se-Kabupaten Kuningan, para relawan, dan tamu undangan lainnya.
Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Apang Suparman, menyampaikan sambutan Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Ketua PMI menegaskan bahwa Mukerkab merupakan forum strategis untuk memastikan program kerja tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Fokus utama kita adalah penguatan jejaring relawan TSR, KSR, dan PMR sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan, mulai dari ketersediaan stok darah yang aman hingga edukasi mitigasi bencana berbasis masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kuningan Yayan Sofyan menekankan bahwa Mukerkab merupakan amanat AD/ART organisasi yang harus dilaksanakan secara konsisten. Ia menyoroti pentingnya penguatan PMI di tingkat kecamatan serta pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) sebagai investasi jangka panjang organisasi.
Mukerkab PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 diharapkan melahirkan program-program kerja yang berkelanjutan, inovatif, dan semakin memperkokoh peran PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Kuningan.***Ading Permana




























