Jembatan Ciselang Diresmikan, Warga Kotabaru–Cikampek Kini Melaju Lebih Nyaman
Pemerintahan    Kamis 22 Januari 2026    18:13:43 WIBKARAWANG -Pemerintah Kabupaten Karawang meresmikan Jembatan Ciselang di ruas Jalan Cikampek–Wadas, Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang. Kehadiran jembatan baru ini menjadi akses vital yang menghubungkan pergerakan masyarakat lintas wilayah, mulai dari Kecamatan Cikampek, Kecamatan Tirtamulya, hingga Kecamatan Lemahabang-jalur yang selama ini dinilai sangat dibutuhkan warga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Rusman, mengatakan Jembatan Ciselang dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah tidak memadai. Selain usia, keterbatasan lebar jembatan lama membuat kendaraan harus bergantian saat berpapasan.
“Jembatan ini dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang memang sudah tidak memadai. Jika kendaraan berpapasan, harus bergantian karena jembatannya kecil,” ujar Rusman, Kamis (22/01).
Menurut Rusman, pembangunan Jembatan Ciselang dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2024 difokuskan pada pekerjaan struktur, mencakup fondasi, bangunan bawah, hingga bangunan atas. Tahap kedua dilanjutkan pada 2025 untuk penyelesaian keseluruhan pekerjaan.
Secara teknis, jembatan ini memiliki panjang sekitar 45 meter dengan lebar 6 meter. Total anggaran pembangunan yang dialokasikan mencapai kurang lebih Rp 8 miliar.
Tak hanya menghubungkan Cikampek–Tirtamulya–Lemahabang, Rusman menambahkan jembatan tersebut juga menjadi akses penting dari wilayah Tamelang hingga Jatisari. Bahkan, jalur ini berfungsi sebagai lintasan utama kendaraan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang.
“Jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas masyarakat sekaligus mendukung operasional angkutan sampah menuju TPA Jalupang, sehingga pelayanan kebersihan di Karawang semakin optimal,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Saepulloh menegaskan pembangunan Jembatan Ciselang merupakan respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menyebut jembatan lama telah berusia puluhan tahun dan tak lagi sebanding dengan tingginya aktivitas warga di kawasan tersebut.
“Jembatan ini menghubungkan Cikampek, Kotabaru, Tirtamulya sampai Lemahabang. Jantung pergerakan masyarakat ada di sini. Kepala desa setempat sudah lama menyampaikan bahwa jembatan sebelumnya terlalu kecil,” kata Aep.
Aep juga mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah-wilayah di luar perkotaan. Ia meminta agar jembatan baru tersebut dilengkapi penerangan yang memadai demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Jangan sampai jembatan bagus hanya ada di kota, tapi di daerah gelap dan tidak ada lampunya. Saya minta jembatan ini harus terang,” tegasnya.
Dengan rampungnya Jembatan Ciselang, Pemkab Karawang berharap akses ekonomi masyarakat sekitar semakin terbuka dan pertumbuhan wilayah kian terdorong. Ke depan, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sarana pendukung lain di Kecamatan Kotabaru, seperti fasilitas olahraga dan kantor kecamatan.
“Mudah-mudahan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi pemicu kemajuan perekonomian,” pungkas Aep.***Red




























