Kamis yang Berbeda di SMK Tri Mitra Kotabaru: English Day Bikin Siswa Berani Bicara di Depan Semua
Pendidikan    Kamis 22 Januari 2026    22:24:20 WIBKOTABARU, KARAWANG- Suasana apel pagi di SMK Tri Mitra Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (22/1/2026), terasa berbeda dari biasanya. Barisan siswa tetap rapi seperti rutinitas sekolah pada umumnya, namun pagi itu bukan hanya soal amanat singkat dan pengarahan kedisiplinan. Lapangan sekolah berubah menjadi ruang belajar terbuka yang hangat, edukatif, sekaligus menginspirasi melalui kegiatan bertema “English Day”, program kokurikuler yang secara konsisten digelar setiap hari Kamis.
Program ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kemampuan berbahasa Inggris di hadapan seluruh warga sekolah. Secara bergiliran, perwakilan siswa dari berbagai kelas tampil dengan beragam ekspresi: singing, storytelling, speech, debate, reading poetry, hingga kreativitas lain yang seluruhnya disampaikan menggunakan bahasa Inggris. Bagi sebagian siswa, ini bukan sekadar penampilan, melainkan latihan keberanian mengatasi gugup, menata intonasi, serta belajar menyampaikan gagasan dengan percaya diri.

Di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, SMK Tri Mitra mencoba menghadirkan kebiasaan kecil yang berdampak besar. English Day dirancang bukan untuk “mencari yang paling fasih”, melainkan membangun budaya praktik: membiasakan siswa mendengar, mencoba, salah, lalu memperbaiki. Dari lapangan apel, pembelajaran bahasa dipindahkan ke panggung yang nyata di mana siswa belajar berbicara di depan publik, bekerja sama menyiapkan materi, dan saling memberi dukungan.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Rendi Kurniawan, S.Pd, menyebut program ini sebagai bagian dari upaya sekolah memperkuat karakter sekaligus kompetensi. Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris tidak cukup jika hanya berhenti di buku atau ruang kelas. Dibutuhkan ruang yang mendorong siswa untuk mempraktikkan apa yang dipelajari, sekaligus menumbuhkan keberanian tampil.
Tak sedikit siswa yang awalnya ragu, bahkan takut keliru mengucapkan kata. Namun, melalui rutinitas Kamis pagi, rasa canggung perlahan berubah menjadi kebiasaan. Tepuk tangan teman-teman menjadi energi, sementara kesalahan kecil menjadi bahan belajar. Sejumlah siswa tampak antusias saat tampil—ada yang menyanyikan lagu berbahasa Inggris dengan percaya diri, ada pula yang membawakan storytelling dengan ekspresi yang hidup. Pada sesi debate dan speech, suasana semakin dinamis, menunjukkan bahwa siswa SMK juga mampu menyampaikan argumen secara terstruktur.
English Day di SMK Tri Mitra Kotabaru pada akhirnya bukan hanya program mingguan. Ia menjadi pesan sederhana bahwa sekolah dapat menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, membumi, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Di Kamis yang berbeda itu, siswa belajar satu hal penting: berani mencoba, karena masa depan sering kali dimenangkan oleh mereka yang mau bicara, tampil, dan terus berkembang.
“English Day ini kami jalankan rutin setiap Kamis untuk membiasakan siswa berani menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata. Bukan soal siapa yang paling lancar, tapi bagaimana mereka terbiasa tampil, percaya diri, dan berani menyampaikan ide. Harapannya, kebiasaan ini jadi bekal ketika mereka magang, kerja, maupun melanjutkan studi.” Ujar Rendi.
Salah satu siswa kelas XI menyampaikan bahwa, “Awalnya grogi banget karena ngomong Inggris di depan banyak orang takut salah. Tapi karena tiap Kamis ada English Day, lama-lama jadi terbiasa. Teman-teman juga support, jadi lebih pede. Menurut saya ini seru, kita bisa belajar sambil tampil, dan jadi berani ngomong.”***Man




























