Dari Kuningan untuk Asia Tenggara: Atlet Paralimpik Persembahkan Emas, Bupati Siapkan Penyambutan
Olah Raga    Selasa 27 Januari 2026    04:22:25 WIBKUNINGAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri terbaik Kabupaten Kuningan di pentas internasional. Tiga atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Kuningan sukses menyumbangkan empat medali emas bagi Indonesia pada ajang ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Atas capaian tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para atlet. Ungkapan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi pembina apel pagi di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Senin (26/1/2026).
“Ini kabar gembira bagi kita semua. Atlet NPCI asal Kabupaten Kuningan berhasil meraih medali emas di ajang bergengsi ASEAN Para Games. Saya mengikuti langsung proses keberangkatan dan latihannya. Spirit dan semangat juangnya memang luar biasa,” ujar Bupati Dian.
Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Di tengah keterbatasan, para atlet mampu menunjukkan daya juang dan mental juara di level internasional.
Bupati Dian juga menginstruksikan agar penyambutan atlet segera dipersiapkan sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah daerah.
“Ini harus kita sambut secara layak. Mereka membawa nama baik Kuningan dan Indonesia. Semangat mereka patut kita teladani,” tambahnya.
Empat Emas dari Tiga Atlet
ASEAN Para Games 2026 yang berlangsung pada 20–26 Januari diikuti oleh 10 negara Asia Tenggara. Indonesia menutup ajang tersebut sebagai runner-up klasemen akhir, berada di bawah tuan rumah Thailand, sekaligus melampaui target perolehan medali emas yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kabupaten Kuningan tercatat mengirimkan tiga atlet, namun kontribusinya sangat signifikan dengan raihan empat medali emas.
Ketiga atlet tersebut adalah:
Dheva Anrimusthi (para bulu tangkis)
Hilman Wilastra (para angkat berat/powerlifting)
Insan Nurhaida (para atletik)
Dheva Anrimusthi, Raja Bulu Tangkis SU5
Nama Dheva Anrimusthi tampil sebagai sorotan utama. Atlet para bulu tangkis kelas SU5 ini menyapu bersih dua medali emas. Pada partai final tunggal putra SU5, Dheva menaklukkan rival beratnya asal Malaysia, Cheah Liek Hou, dengan skor 21-19, 21-15.
Kemenangan tersebut menegaskan dominasi Dheva di kawasan Asia Tenggara sekaligus memutus rivalitas panjang yang kerap tersaji di berbagai kejuaraan internasional.
Hilman Wilastra Pecahkan Dominasi Angkat Berat
Dari cabang para angkat berat, Hilman Wilastra mempersembahkan emas di kelas 54 kilogram putra. Ia mencatatkan angkatan terbaik 167 kilogram, atau lebih dari tiga kali berat badannya.
Angkatan tersebut tak mampu disaingi atlet-atlet dari Vietnam, Filipina, maupun Timor Leste, dan menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kekuatan serta manajemen berat badan selama pemusatan latihan nasional.
Insan Nurhaida Tercepat di 400 Meter
Medali emas keempat disumbangkan oleh Insan Nurhaida dari cabang para atletik nomor lari 400 meter putri klasifikasi T36. Insan tampil konsisten sejak start hingga finis, mengungguli para pesaingnya di nomor yang dikenal sangat menguras fisik dan stamina.
Pembinaan Daerah Berbuah Prestasi Internasional
Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Wibawa Gumbira, S.Sos., M.Pd, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan atlet berbasis daerah yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan keterbatasan sumber daya, kami fokus pada pembinaan atlet potensial. Hasil di Thailand ini membuktikan bahwa strategi tersebut berjalan efektif,” ujarnya.
Prestasi di ASEAN Para Games 2026 ini menjadi modal penting bagi Kabupaten Kuningan dalam menatap agenda pembinaan dan kompetisi olahraga disabilitas ke depan, termasuk Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026.
Lewat torehan emas di Thailand, Kabupaten Kuningan tak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa semangat juang dan kerja keras mampu menembus batas, bahkan di panggung Asia Tenggara.***Ading Permana




























