Dari Jakarta, Wali Kota Tasikmalaya Suarakan Komitmen Kota Sehat Lewat Pengendalian Tembakau
Pemerintahan    Rabu 28 Januari 2026    02:43:00 WIBJAKARTA – Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang sehat dan berkelanjutan kembali ditegaskan. Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat menghadiri 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit yang digelar di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dalam forum internasional bertema “Together We Bring Health Solutions” tersebut, Wali Kota Viman menyoroti dampak luas konsumsi produk tembakau yang tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga membawa konsekuensi sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Menurutnya, pengendalian tembakau merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kota yang berorientasi pada kualitas hidup warganya.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat kebijakan dan regulasi pengendalian tembakau, termasuk mendorong penerapan kawasan tanpa rokok serta meningkatkan edukasi publik tentang bahaya merokok,” ujar Viman di hadapan para kepala daerah dan pakar kesehatan dari berbagai negara Asia Pasifik.
Keikutsertaan Tasikmalaya dalam APCAT Summit menjadi cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung agenda kesehatan global. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah dan lintas negara dalam menjawab tantangan kesehatan perkotaan yang kian kompleks.
APCAT Summit dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis di bidang kesehatan dan pembangunan.
Wali Kota Tasikmalaya hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk Kepala Dinas Kesehatan serta Staf Ahli Sekretariat Daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan kesiapan Kota Tasikmalaya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah lain guna mendorong upaya pengendalian tembakau yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Upaya ini bukan hanya tentang regulasi, tetapi tentang melindungi generasi masa depan,” tutupnya.***Baden




























