Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor di Bandung Barat, Fokus Trauma Healing Anak dan Kelompok Rentan
Pemerintahan    Rabu 28 Januari 2026    02:58:17 WIBBANDUNG BARAT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syahnaz Sadiqah, meninjau langsung warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Selasa (27/1/2026).
Dalam kunjungannya, Syahnaz tidak hanya menyerahkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan psikologis para korban, terutama anak-anak, melalui kegiatan trauma healing. Ia turut meninjau dapur umum yang menjadi pusat pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Syahnaz menegaskan bahwa trauma healing menjadi langkah penting dalam penanganan pascabencana, khususnya bagi anak-anak, agar tidak mengalami trauma berkepanjangan akibat peristiwa yang mereka alami.
“Kami hadir bersama tim dari provinsi untuk melakukan trauma healing bagi anak-anak, supaya ke depannya mereka tidak mengalami trauma,” ujar Syahnaz di sela kegiatan.
Berbagai aktivitas dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi mental anak-anak, seperti bermain bersama, membaca dongeng, hingga menggambar. Kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak kembali ceria dan dapat fokus pada aktivitas yang sesuai dengan dunia mereka.
“Saya mengajak anak-anak korban bencana untuk bermain, membaca dongeng, dan menggambar, agar fokus mereka kembali pada aktivitas anak-anak,” tambahnya.
Selain anak-anak, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta lanjut usia. Syahnaz menekankan pentingnya pemenuhan asupan gizi yang optimal bagi kelompok tersebut selama berada di pengungsian.
“Kami juga membagikan makanan untuk anak-anak dan menitipkan perhatian khusus bagi ibu menyusui, ibu hamil, lansia, dan anak-anak,” katanya.
Pada kesempatan itu, Syahnaz Sadiqah turut menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban terdampak bencana tanah longsor di wilayah tersebut.
“Mudah-mudahan semuanya segera pulih, para korban yang belum ditemukan bisa segera ditemukan, dan semoga tidak terjadi bencana susulan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari tim SAR, relawan, aparat pemerintah, hingga masyarakat yang telah bergotong royong membantu para korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam penanganan bencana ini,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk dalam penanganan bencana serta pemulihan pascabencana, baik secara fisik maupun psikologis, demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.***Ayi Herlambang




























