Mencari Jalan Tengah untuk Pasar Cikarang, Pemkab Bekasi Pilih Dialog dan Ketertiban
Pemerintahan    Sabtu 31 Januari 2026    02:35:41 WIBBEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menata wajah perkotaan Cikarang agar lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh adalah rencana relokasi Pasar Sentra Grosir Cikarang (SGC), yang dibahas secara khusus dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Ruang Rapat KH Ma’mun Nawawi, Jumat (30/1).
Rapat tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan pandangan berbagai perangkat daerah terkait, sekaligus merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat seputar rencana relokasi pasar. Plt. Bupati Bekasi menegaskan bahwa pemerintah daerah menyadari sepenuhnya relokasi pasar bukanlah perkara sederhana, karena menyangkut hajat hidup banyak pedagang dan aktivitas ekonomi warga.
“Relokasi ini tentu menimbulkan beragam pandangan di masyarakat. Karena itu, kami tidak ingin terburu-buru. Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan pendekatan persuasif dengan seluruh pihak terkait, termasuk para pedagang,” ujar Asep Surya Atmaja dalam rapat tersebut.
Menurutnya, penataan Pasar Cikarang merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemkab Bekasi dalam menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan terencana. Selama ini, keberadaan Pasar SGC kerap dikaitkan dengan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Cikarang, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas perdagangan.
Relokasi pasar diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas persoalan kemacetan, tetapi juga mampu menghadirkan tata ruang kota yang lebih rapi. Pemerintah daerah menargetkan penataan tersebut berjalan seiring dengan penertiban bangunan liar yang dinilai mengganggu estetika kota dan fungsi ruang publik.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan kota yang nyaman, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi secara sehat. Pasar tetap hidup, pedagang tetap berjualan, namun tertata dengan baik,” kata Asep.
Dalam rapat itu, berbagai masukan disampaikan oleh perangkat daerah terkait, mulai dari aspek teknis relokasi, kesiapan lokasi pengganti, hingga dampak sosial ekonomi yang perlu diantisipasi. Pemkab Bekasi menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik yang dapat diterima semua pihak, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat kecil.
Melalui langkah yang terukur dan dialog yang berkelanjutan, Pemkab Bekasi berharap proses relokasi Pasar SGC dapat berjalan kondusif dan menjadi bagian dari transformasi Cikarang menuju kawasan perkotaan yang lebih tertib, manusiawi, dan berkelanjutan.***Samsudin




























