Dari Kampung Cisaat, Ikhtiar Bersama Cegah Stunting di Bekasi
Pemerintahan    Sabtu 31 Januari 2026    02:44:02 WIBBEKASI - Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bekasi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas level dan mitra internasional. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mendampingi Chief Knowledge Officer World Bank beserta tim dalam peninjauan langsung implementasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Kampung Cisaat, Desa Kertaharahayu, Kecamatan Setu, Jumat (30/1).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan World Bank untuk memastikan program penanganan stunting berjalan efektif hingga ke tingkat desa, sekaligus menyentuh langsung masyarakat sebagai penerima manfaat utama.
Sekda Endin menyampaikan bahwa kehadiran World Bank memberikan dampak positif dalam memperkuat edukasi masyarakat dan mendorong integrasi layanan kesehatan. Mulai dari kelas ibu hamil, layanan Posyandu, PAUD, hingga Bina Keluarga Balita, seluruhnya diarahkan agar berjalan terpadu dan saling mendukung.
“Integrasi layanan ini sangat penting agar pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan sejak dini, sekaligus mencegah stunting secara berkelanjutan,” ujar Endin.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen pemerintah desa dalam mendukung program tersebut, terutama melalui penguatan anggaran kesehatan dan peningkatan kapasitas kader di lapangan. Menurutnya, para kader memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan dan pendampingan langsung kepada keluarga.
Endin berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, desa, serta mitra internasional seperti World Bank dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, Kabupaten Bekasi optimistis mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan terbebas dari ancaman stunting.
“Ini bukan sekadar program, tetapi ikhtiar bersama untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.***Samsudin




























