Habbina
Hujan Tak Kunjung Reda, Pemkab Sumedang Ajak Warga Lebih Waspada Hadapi Ancaman Bencana
0 Komentar 113 pembaca

Hujan Tak Kunjung Reda, Pemkab Sumedang Ajak Warga Lebih Waspada Hadapi Ancaman Bencana

Pemerintahan

SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi yang dapat mengancam keselamatan warga.

Sebagai daerah dengan topografi berbukit, Sumedang memiliki kerentanan terhadap bencana “basah” seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Karena itu, upaya pencegahan dan mitigasi dinilai harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya langkah antisipatif guna menekan risiko bencana. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkompimda terkait pencegahan, mitigasi, dan penanganan bencana alam di Tahura Gunung Kunci,  (31/1/2026).

“Rakor ini menghimpun berbagai masukan, saran, dan pendapat terkait upaya antisipasi serta pencegahan bencana di Kabupaten Sumedang,” ujar Dony.

Salah satu langkah awal yang dilakukan pemerintah daerah adalah memperkuat penyebaran informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi tersebut didistribusikan melalui BPBD dan Humas Pemda hingga ke tingkat desa agar dapat segera diterima masyarakat.

“Kami sampaikan informasi cuaca secara detail sampai ke desa. Camat diminta meneruskan ke pemerintah desa, RT, dan RW. Jika suatu wilayah diguyur hujan lebat, masyarakat diimbau menghindari daerah rawan longsor atau sementara berpindah apabila tinggal di lereng berisiko,” jelasnya.

Hasil rakor juga menindaklanjuti langkah teknis di lapangan. BPBD bersama Dinas PUTR dan DLHK akan mengecek peta rawan bencana berdasarkan kajian BMKG, BRIN, dan ITB, sekaligus memeriksa pohon-pohon yang berpotensi tumbang.

“Kami akan patroli bersama untuk mengecek jalan-jalan rawan longsor. Antisipasi sejak dini dilakukan, seperti membangun tembok penahan atau memasang rucuk bambu. Pohon rawan tumbang juga akan segera ditebang sebelum membahayakan,” imbuh Dony.

Selain fokus pada mitigasi bencana, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama musim hujan. Salah satunya melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M—menutup, mengubur, dan menguras—guna mencegah demam berdarah.

“Masyarakat diharapkan menjaga pola hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala sakit,” katanya.

Bupati juga mengimbau warga yang tinggal di kawasan hutan agar tidak menanam sayuran atau palawija di lereng rawan longsor. Pemerintah bahkan tengah mengkaji pemberian insentif bagi masyarakat yang menanam tanaman keras demi menjaga kestabilan tanah.

“Selama ini palawija dipilih karena hasilnya cepat, namun dari sisi lingkungan berisiko. Insentif sedang kami kaji sebagai dorongan agar masyarakat beralih ke tanaman yang lebih ramah terhadap kondisi tanah,” ujarnya.

Pemkab Sumedang pun memastikan perawatan terhadap hasil reboisasi terus dilakukan. Tanaman yang telah ditanam akan dipantau, dirawat, dan diganti jika mati.

Di sektor pertambangan, Dony menegaskan seluruh galian ilegal telah ditutup. Sementara aktivitas pertambangan berizin akan diawasi ketat agar tetap sesuai ketentuan.

“Galian tanpa izin sudah kami tutup. Untuk yang legal, kami pastikan operasionalnya mengikuti aturan. Ini bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat tidak lengah menghadapi musim hujan dan dapat berperan aktif dalam mengurangi risiko bencana di wilayahnya.***Cece Ruhiyat

Author

Tarman Suherman
Profil Tarman Suherman

PT. TRI MITRA INFONUSA

SUSUNAN KEPENGURUSAN

INFONUSA-NEWS.COM

Pendidikan, Wisata & Budaya

PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI: Iwan Sumitra, ST., S., Kom., MM. REDAKTUR PELAKSANA: Agung Kurnia Putra. BIDANG IT: Deni Akbar. BIDANG VIDEO: Wawan. STAF REDAKSI: Ilham Abdulah. WARTAWAN DAERAH: KABIRO PURWASUKASI- (PURWAKARTA-SUBANG-KARAWANG-BEKASI): Tarman Suherman, Emin Sule SUBANG: Udin Wahyudin, Tajudin, Ali Hasan. PURWAKARTA: Agus Muslim. JAKARTA: Bambang EP. BEKASI: Samsudin. BOGOR:  Abdullah DEPOK: Rani Oktaviani BANTEN: Jajat. BANDUNG: Ayi Herlambang. CIMAHI: Adre Sutisna. LEBAK: Elsa Firia. BANTEN: Jajat Munajat INDRAMAYU: Fikri Rianto. CIREBON: Bagustian. KUNINGAN: Ading Permana. MAJALENGKA. Abah Ojo. SUMEDANG: Cece Ruhiyat. TASIKMALAYA: Baden. CIAMIS: Aam. PANGANDARAN: Doni Saputra. SUKABUMI/KOTA SUKABUMI: Dadan Sundana. GARUT: Sopiyan. CIANJUR: Dede Ruhyana. KOTA BANJAR: Gugun Gunawan. TANGERANG: Reza Andika. PALEMBANG: Morry Iskandar. Alamat Redaksi: Jalan Raya By Pas Jomin Blok Semper Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Jawa Barat.

 

Catatan Redaksi :

Setiap Kontributor kami dalam menjalankan tugasnya di lapangan Dibekali KTA & Surat Tugas yang masih berlaku & namanya tercantum di Boxs Redaksi. Bilamana terdapat wartawan yang namanya tidak tertera dalam boxs redaksi, segala tindakan yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab redaksi.

TTD Redaksi

 


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top