Riding Kebersamaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tinjau Infrastruktur hingga Jembatan Strategis
Pemerintahan    Selasa 17 Februari 2026    02:55:12 WIBDEPOK – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang membumi dengan turun langsung ke lapangan. Bersama Wali Kota Depok Supian Suri dan Bupati Majalengka Eman Suherman, ia melakukan peninjauan progres pembangunan infrastruktur dengan konsep riding menyusuri sejumlah wilayah di Jawa Barat, Minggu (15/02/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan simbolik, melainkan upaya memastikan langsung kualitas pembangunan di daerah. Rombongan memulai perjalanan dari Kabupaten Majalengka. Di sana, mereka berhenti di gapura perbatasan bertuliskan “Jawa Barat Istimewa” yang menjadi penanda semangat pembangunan wilayah.
Di titik tersebut, Kang Dedi Mulyadi—atau yang akrab disapa KDM—memberikan apresiasi atas perbaikan infrastruktur di kawasan yang sebelumnya dikenal rawan longsor. Ia bahkan berencana memasang bendera Merah Putih sebagai simbol kebanggaan dan identitas kuat Jawa Barat.
Supian Suri pun menyampaikan kekagumannya terhadap keasrian Majalengka. Menurutnya, wajah Majalengka hari ini merepresentasikan cita-cita “Jawa Barat Istimewa” yang tidak hanya kuat secara pembangunan, tetapi juga indah secara lanskap dan tertata secara lingkungan.
Perjalanan berlanjut ke Cianjur. Saat beristirahat bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, KDM memberikan instruksi tegas terkait standar infrastruktur jalan. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh jalan dalam kondisi mulus serta Penerangan Jalan Umum (PJU) terawat optimal.
“Jalan harus mulus dan terang. Itu standar pelayanan dasar yang harus dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian tinjauan kemudian berlanjut ke Kabupaten Pangandaran untuk melihat progres pembangunan Jembatan Gaya Perkasa atau Jembatan Sodong Kopo. Proyek strategis ini sempat mengalami penundaan, meski peletakan batu pertamanya telah dilakukan pada 2023. Kini pembangunan kembali dilanjutkan dengan total anggaran mencapai Rp123 miliar yang bersumber dari APBD 2023 dan 2025.
KDM mengungkapkan rencana penambahan fasilitas lampu penerangan serta pembangunan area parkir seluas satu hektare di kedua sisi jembatan. Area tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk menata pedagang agar tertib dan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Konsep penataan jembatan yang terintegrasi dengan ruang ekonomi ini, menurutnya, dapat menjadi inspirasi bagi Kota Depok maupun daerah lain dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga produktif.
Menutup rangkaian kunjungan di Cianjur, Dedi Mulyadi kembali mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan ekosistem, mulai dari kawasan pegunungan hingga wilayah pesisir.
“Kalau alam terjaga, pariwisata akan tumbuh. Kalau pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Supian Suri melalui media sosialnya menggambarkan suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
“Motoran penuh kebersamaan menyusuri keindahan Jawa Barat bersama langsung Gubernurnya @dedimulyadi71 dan Bupati Cianjur @dr.mohammadwahyu. Gas Pol,” tulisnya.
Riding lintas daerah ini menjadi simbol sinergi antarpemimpin daerah dalam memastikan Jawa Barat bukan hanya berkembang, tetapi juga tertata, indah, dan membanggakan warganya.***Rani Oktaviani
























