Di Bawah Langit Senja Karawang, Kebersamaan Tumbuh di Lapangan Karangpawitan
Kuliner    Jumat 27 Februari 2026    23:00:39 WIBKARAWANG – Sore perlahan turun di Lapangan Karangpawitan. Langit yang berwarna jingga menjadi latar kebersamaan ratusan warga yang memadati kawasan ini selama bulan Ramadan. Di antara tawa anak-anak, obrolan ringan remaja, hingga langkah orang tua yang menyusuri deretan lapak, suasana ngabuburit terasa hangat dan penuh makna.
Bazar Ramadan yang digelar di area lapangan menjadi denyut utama keramaian. Deretan pelaku UMKM lokal menawarkan aneka takjil untuk berbuka puasa. Mulai dari kolak pisang yang legit, es buah dan es campur yang menyegarkan, hingga gorengan hangat yang selalu menjadi favorit. Jajanan kekinian pun tak kalah diminati, menghadirkan pilihan yang variatif dengan harga ramah di kantong.
Nani (22), salah satu pengunjung, mengaku hampir setiap sore datang lebih awal demi mendapatkan takjil favoritnya. Baginya, Lapangan Karangpawitan bukan sekadar tempat menunggu azan magrib, tetapi ruang berkumpul yang nyaman dan menyenangkan.
“Di sini pilihannya banyak dan harganya terjangkau. Hampir tiap sore saya datang bersama teman-teman,” ujarnya, (27/2).
Tak hanya warga sekitar, masyarakat dari berbagai penjuru Karawang turut meramaikan lokasi ini. Sebagian memilih membeli makanan untuk dibawa pulang, sementara lainnya duduk santai di tepi lapangan, menikmati hembusan angin sore sembari menanti waktu berbuka.
Hal senada disampaikan Nurhayati (27). Menurutnya, kehadiran bazar Ramadan menghadirkan warna tersendiri dalam tradisi ngabuburit.
“Bukan cuma jajan, tapi kita juga ikut mendukung pedagang lokal. Ramai, tapi tetap nyaman,” katanya.
Tak hanya kuliner, bazar ini juga menghadirkan produk non-makanan seperti busana muslim, aksesori, mainan anak, hingga berbagai pernak-pernik khas Ramadan. Lapangan Karangpawitan pun menjelma menjadi pusat aktivitas warga tempat bertemunya kebutuhan, tradisi, dan silaturahmi.
Meningkatnya jumlah pengunjung setiap sore menjadi pertanda antusiasme masyarakat yang tinggi. Warga berharap pengelolaan parkir dan kebersihan tetap diperhatikan agar kenyamanan bersama tetap terjaga.
Di bawah langit senja Karawang, Lapangan Karangpawitan bukan sekadar ruang terbuka. Ia menjadi saksi kebersamaan, denyut ekonomi lokal, sekaligus simbol semangat Ramadan yang menyatukan.***Red Emn




























