Hadirkan Pangan Terjangkau Jelang Ramadan, Bupati Kuningan Buka GPM “Padaringan” di Panawuan
POLRI    Sabtu 28 Februari 2026    03:59:37 WIBKUNINGAN - Menjelang datangnya Ramadan dan Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Kuningan bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) “Padaringan” Tahun 2026 di Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bupati Dian tak sekadar membuka acara secara seremonial, tetapi juga menyapa dan berdialog langsung dengan warga yang memadati lokasi. Suasana cair terlihat ketika ia mendengarkan keluhan sekaligus harapan masyarakat terkait kebutuhan pokok menjelang bulan suci.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang puasa dan lebaran biasanya harga-harga mulai naik. Karena itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah provinsi, Bulog, pengusaha lokal, serta para petani menghadirkan program ini agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar,” ujarnya.
Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam GPM “Padaringan”, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, daging, ayam, hingga cabai. Seluruhnya dijual dengan harga yang telah disubsidi sehingga lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Dengan gaya komunikatif, Bupati Dian bahkan membuka ruang pengaduan langsung kepada warga. “Kalau ada yang merasa harganya lebih mahal dari pasar, lapor ke saya. Kita ingin Ibu-ibu tenang belanja, apalagi di bulan puasa,” katanya, disambut tepuk tangan dan senyum warga.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Panawuan, Adhe Saenudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat memberi semangat tersendiri bagi warga.
Ia menilai program ini tidak hanya membantu pengendalian inflasi daerah, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat desa menjelang Ramadan dan Idul Fitri. “Warga jadi lebih tenang menyambut bulan suci karena kebutuhan pokok bisa diperoleh dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Melalui GPM “Padaringan” 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap upaya menjaga stabilitas harga dapat berjalan efektif sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, langkah konkret seperti ini menjadi penegas bahwa negara hadir hingga ke tingkat desa.***Ading Permana

























