Wali Kota Bekasi Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Bangun Kedekatan dan Sampaikan Arah Pembangunan Kota
Pemerintahan    Kamis 05 Maret 2026    05:25:09 WIBKota Bekasi – Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, (4/3/2026). Tri Adhianto hadir langsung dalam agenda tarawih keliling Pemerintah Kota Bekasi, menyapa warga sekaligus menyampaikan perkembangan tata kelola dan pembangunan kota.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi rutin Pemkot Bekasi selama bulan suci Ramadhan. Namun lebih dari sekadar ibadah bersama, momen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Usai salat tarawih, Tri Adhianto menyampaikan bahwa berbagai program prioritas tengah dijalankan untuk menjawab kebutuhan warga. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan drainase, penanganan banjir, peningkatan layanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, pembangunan terus berjalan. Perbaikan jalan lingkungan, normalisasi saluran air, serta peningkatan fasilitas umum menjadi fokus agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menekankan, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada fisik semata. Menurutnya, kemajuan Kota Bekasi juga harus dibarengi dengan penguatan nilai kebersamaan, spiritualitas, dan semangat gotong royong.
“Bekasi harus maju secara infrastruktur, tetapi juga kokoh dalam kebersamaan. Ramadhan adalah momentum mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial,” tambahnya.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bekasi itu disambut antusias jamaah. Warga merasa memiliki kesempatan untuk mendengar langsung arah kebijakan pemerintah, sekaligus menyampaikan aspirasi terkait lingkungan mereka.
Suasana berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Pemerintah Kota Bekasi berharap melalui tarawih keliling, hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sehingga kebijakan yang dijalankan benar-benar selaras dengan kebutuhan warga.
Di tengah Ramadhan yang penuh berkah, pesan yang disampaikan pun sederhana namun bermakna: membangun kota bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Bekasi yang nyaman dan sejahtera.***Samsudin
























